Kadang memang banyak orang yg berharap ada jalan jalan pintas saking rindunya sama kesejahteraan yg dilihat di negeri negeri jiran. Soor kali nengok hidup madani di Singapura, di Jerman, Belanda, Australia.
Dan betul penyakit lupa itu memang acap pula menjadi sebab dari kelalaian untuk berpikir kritis. Sedangkan kata pepatah keledai tidak masuk lobang dua kali (walaupun ga bener keledai itu dungu spt dimitoskan). Mungkin akibat sejarah sering kali diplintir plintir di negeri ini. Jadi udah ga percaya lagi sama sejarah. Ngalamin sendiri baru belajar, maka orang Perancis bilang sejarah selalu berulang. Juga penyakit dikita, sakralisasi, romantisasi sejarah lebih sedap didengar dari pada fakta. Sayangnya seperti dikatakan beberapa orang sejarah ditulis oleh pemenang atawa penguasa. Semoga kita sehari hari, setidaknya secara individu mau belajar dan eling (saya suka dng filosofi yg dikandung dalam kata eling ini). Saya pun sering lupa, ga eling dan kena juga dicipoak alias dikoyok koyok in orang, bang Mula. salam dan doa, th
