Rekan-rekan, Saya sangat benci dengan kelakuan kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Dan mereka selalu melakukan-nya secara beramai-ramai, hanya untuk melawan satu orang. Berarti mereka para pemukul tersebut sebenarnya kan nyalinya sangat kecil, bukan? Apalagi dengan meninggalkan orang yang hampir mati tergeletak tanpa bantuan. Jika hanya disuruh memukul satu orang, masak tiga orang dikirim dan berbadan besar-besar lagi?! Sungguh sangat biadab dan PENGECUT!! Jika yang saya dengar benar, bahwa itu suatu kesalahan belaka, katanya tiga orang tersebut adalah "debt collector", yang telah salah telah memukul Romo Benny, benar-benar KEBOHONGAN BELAKA! Masak iya, orang yang sudah dibayar, dan kelihatan-nya sangat ahli tersebut kok memukul orang yang salah?! Berarti kan hanya MAU UANGNYA dan TIDAK MELAKUKAN PEKERJAAN DENGAN BENAR! Yang mestinya dicari adalah, pemilik perusahaan "PEMBERI HUTANG", yang telah menyuruh orang-orangnya dan juga PEMUKUL KEJI tersebut. Tetapi PEMBERI HUTANG lah yang harus dimasukan kepenjara, karena SUMBER nya kan dari perusahaan tersebut, bukan? CARI KERJA DAN MENCARI KEUNTUNGAN KOK DENGAN CARA-CARA MENCOBA MEMBUNUH ORANG! Rupanya cara-cara ORBA masih tetap dilakukan sampai sekarang! Watch out Presiden Mendatang, jika masalah-masalah keamanan individu masyarakat masih belum tertangani, berarti PEMERINTAHAN telah GAGAL. Kecuali memang yang melakukan hal-hal KEJI tersebut adalah jalan yang ditempuh oleh PEMERINTAH SENDIRI. Salam, Yuli
--- On Wed, 8/13/08, Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Saksi: Romo Benny Dipukuli Sekitar Sepuluh Menit To: [email protected] Date: Wednesday, August 13, 2008, 4:35 AM JAKARTA, RABU - Kejadian penganiayaan yang menimpa aktivis sosial Romo Benny Susetyo Pr (40) masih menyisakan berbagai pertanyaan. Terkait detil kejadian, motif dan pelakunya masih dalam tahap penyelidikan Kepolisian Kebayoran Lama. Menurut saksi mata kejadian yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) yakni di depan restoran ayam gorang Mbok Berek di Plasa Pondok Indah II, Jakarta Selatan, Romo Benny yang turun dari kendaraan di pertigaan depan restoran itu dan dipukuli sekitar sepuluh menit. Hal ini dituturkan seorang saksi mata yang minta identitasnya tak disebutkan, saat ditemui di pos ojek dekat restoran tersebut, Rabu (13/8) siang. "Dia jalan ke pintu masuk samping restoran, pas di depan areal parkir mobil, dari arah berlawanan tiga orang berbadan tinggi besar tiba-tiba menghajar korban," jelas saksi mata yang berprofesi sebagai tukang ojek tersebut. Ia mengatakan, saat kejadian pemukulan itu ada juga tukang nasi goreng yang menyaksikannya. Saat pemukulan terjadi lalu ada dua orang dari dalam restoran yang melihat kejadian itu berteriak "ada maling" dan beberapa orang datang untuk menolong. "Saya juga ndak tau, itu siapa yang dipukuli," kata si tukang ojek itu. Dia pun sempet mendeskripsikan ketiga pelaku sebagai orang-orang tegap berkulit gelap. Ia menuturkan, tiga orang pelaku sempat dikejar petugas keamanan dan massa. Namun mereka berhasil melarikan diri ke arah Lebak Bulus. "Saya gak tau lagi kejadiannya setelah itu, cuman ikut ngejar sampai gedung di seberang jalan sana. Yang saya tau korban dibawa ke RS oleh petugas keamanan yang biasa jaga malem," jelasnya. "Yah, kondisi korban masih sadar waktu itu. Tapi kan agak linglung karena dihajar habis-habisan. Saya lihat waktu pertama kali dipukuli, tapi gak bisa nolong, yang mukuli badannya gede-gede," tuturnya. MYS Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network http://kompas. com/read/ xml/2008/ 08/13/13054934/ saksi.romo. benny.dipukuli. sekitar.sepuluh. menit [Non-text portions of this message have been removed]
