Om Anton... Om Anton Orde baru itu seperti mata uang yang tidak dapat dipisah. Jadi ada beauty and the beast nya. Mungkin om ini masuk pengalaman yang beast, tapi saya merasakan yang beautynya lho. Artinya beras murah, minyak murah, ongkos sekolah murah. Nah itu bukan berarti kita tidak faham bagian beastnya, jadi jangan sombong lah , seolah-olah yang tidak sepaham dengan anda jadi pecinta orde baru. Lha genjer-genjer anda itu apa baiknya.
Ingat bung, sistem tidak bisa bejat, tetapi pelakunyalah yang bejat, jadi jangan disamaratakan Ilmi Procelli Pemusnah Genjer 2008/8/15 anton_djakarta <[EMAIL PROTECTED]> > Jelas dari tulisan anda, anda tidak tahu apa-apa tentang perjuangan > Fajroel dan dari tulisan-tulisan anda terdahulu anda ini pecinta Orde > Baru sejati. > > Sebuah titik tidak kompromi bila kita bicara pada orang yang tidak > sadar pada dosa Orde Baru. Dan Fajroel adalah orang yang paling sadar > bagaimana bejatnya sistem Orde Baru bekerja. > > Puteri Ruslan Abdulgani, Retnowati Abdulgani�Knapp bagi saya tak > lebih dari penjilat yang membabi buta pada Soeharto. Buah memang tak > jatuh jauh dari pohonnya. Soe Hok Gie sendiri menulis tentang > kualitas rendahan Roeslan yang berperan sebagai penjilat Soeharto, > Gie menjuluki Roeslan dalam artikel-artikelnya di koran > sebagai "badut dari Plampitan" Bahkan Gie lebih simpati pada Sudisman > yang di mahmilubkan dan membuat pledoi yang luar biasa serta berani > mati demi keyakinan politiknya, ketimbang Roeslan yang jual diri demi > selamat dan dapat jabatan. > > Anton
