Ini Raden Ayu Berar Fathia yang masih turunan Raja Solo ya? yang mau 
jadi Capres Presiden RI tahun 1997 itu? wah jangan-jangan dia tahu 
dana rahasia keraton Solo? who knows....



Raden Mas Anton 


Mersudi Patitising Tindak Pusakane Titising Hening 





--- In [email protected], Berar Fathia 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Kembalikan Kemerdekaan Rakyat
> Krisis Global, Bertindak  Lokal, Saya  Pemimpin Besar Revolusi Itu !
> 
> 
> Demo  Aliansi Rakyat di KPU Tolak Pemilu 2009 (kompas,29/8)  
paralel dengan pencalonan capres alternatif,  kolaborasi  ikrar Adnan 
Buyung nasution di LBH, para tokoh kebangsaan,LSM.  
> Bertepatan upaya Golkar dan PDIP membangun koalisi dari sekarang, 
tepat menuju rekonsiliasi nasional  melahirkan Pemimpin Besar 
Revolusi ! UU KKR dibatalkan MK, bersatulah kaum nasionalis dan 
Islam, seperti dikatakan Ketua Majelis Syuro KH Hilmi Aminuddin 
bangsa ini jangan mau terjebak pada beragam dikotomi yang merugikan 
seperti kelompok nasionalis yang ingin berjuang untuk rakyat, 
sedangkan yang agama ingin berjuang untuk umat. Bagaimana 
implementasi kebhinekaan harus terus dipelihara tanpa itu semua 
adalah sia-sia hanya pada tataran di-awang awang tidak membumi. 
Seperti halnya pencalonan saya sebagai capres alternatif (Rakyat 
Merdeka 16/8) untuk memerdekakan bangsa  aspiratif yang berkembang 
dalam diskusi pokja-pokja perempuan (kompas26/11), pengarus- utamaan 
gender di daerah tidak berjalan semestinya Pemerintah  Pusat maupun 
Kepala Daerah melakukan pembiaran terhadap potensi daerah, kewenangan 
masih ditangan pemerintahan pusat ( neo-feodalisme).
> 
> Dideklarasikan Kearifan lokal untuk mempersatukan Nusantara dimulai 
Satu Kerajaan Mataram kembali ke akar yaitu Keraton memfungsikan 
kembali Keraton agar menjadi panutan dimana krisis kepercayaan 
terhadap partai politik  menguat dikalangan masyarakat, keraton 
sebagai pengendali peradaban dalam pengembangan budaya menghapus 
budaya yang negatif dan melestarikan budaya adi luhung berkelanjutan 
pasca Sultan Agung regenerasi menuju Indonesia Baru,Peradaban Baru 
dan Tatanan Dunia Baru secara simultan harus diikuti regenerasi 
kepemimpinan nasional, Visit Indonesia 2008 telah digaungkan ironi 
Kota Pusaka menuju kehancuran sistematis, sebagian besar Kota Pusaka 
di Indonesia saat ini tengah menuju kehancuran sistematis akibat 
ketidak pedulian pengelola kota . Ketidak siapan kepala daerah di 
Indonesia melakukan pembiaran upaya menghancurkan pusaka kota secara 
sistematis, Kota yang didirikan dan di desain pemerintah kolonial 
Hindia Belanda maupun Sultan dan Raja
>  lokal Nusantara jumlahnya sangat banyak belum ada data yang pasti 
jumlah kota pusaka di Indonesia, penyebab kehancuran Kota Pusaka ada 
suatu masa yang tidak nyambung, yaitu sejarah pra-kemerdekaan masa 
kerajaan, pengelola kota membangun kotanya tak pernah meng-
identifikasi cagar budaya yang ada di kota tersebut  yang bisa 
dimanfaatkan bagi ekonomi daerah (Kompas,25/8, Laretna T.Adhisakti 
peneliti centre for heritage conversation, jurusan Arsitektur dan 
Perencanaan). Pemerintahan pusat dan daerah membuktikan bangsa yang 
tidak menghargai sejarah asal-usulnya Indonesia Bhineka Tunggal Ika 
masih sebatas lips service. Penelitian sejarah DR. Harry Truman 
Simanjuntak Manusia Indonesia adalah manusia kepulauan yang pertama 
di dunia dan para ahli sejarah Jawa menyatakan peradaban jawa (bukan 
suku) pernah  peradaban tertinggi dan tertua di dunia. Bukan hanya 
mitos  kewajiban setiap warga negara Indonesia merealisasikan bangsa 
ini adalah bangsa yang besar dan
>  bukan bangsa kuli. Motto : Olimpiade Olahraga Internasional di 
China “One World, One dream “ Arah reformasi Dunia Indonesia  di  
Tabloid MAHKAMAH, terbitan Juni 2008. 
> 
> Mengutip Michelle Obama “Janjimu adalah Utangmu “Di dalam 
keluarga apa yang harus dilakukan,memperlakukan orang secara 
terhormat walaupun saling tidak sependapat. (kompas, 27/8) demokrasi 
dimulai dari kehidupan keluarga “Keluarga unit terkecil dari suatu 
negara “apa bedanya Michelle dengan nilai-nilai keluarga 
Indonesia ?.Mengapa kita jadi bergeser kearah hidup individualisme, 
materialisme,instan,menghalalkan segala cara,konsumtif dsb. Baby 
booming,kejahatan dan kenakalan remaja berbagai bentuk, 
narkoba,perceraian ,kekerasan adalah ekses/dampak,sumber masalahnya 
yang harus dituntaskan. Saya ingin menyampaikan Ya, masih ada utang 
DPR yang belum terealisasikan yaitu  kesepakatan MPR sosialisasi UUD 
45 tidak qorum  yang menghabiskan APBN 22 milliar  pernyataan Ketua 
Majelis Syuro PKS KH.Hilmi Aminuddin soal koalisi PDI-P Golkar: 
“Meski kita mempunyai hasil pemilu 2004, hasil itu belum ada 
legitimasinya”. (kompas, 27/8). Utang  DPR mempertegas
>  pemerintahan presidensil pasca Mega dalam pidatonya di SU MPR 2003 
pemerintahannya presidensil abu-abu, SBY tidak bisa melaksanakan 
janjinya untuk mengamandemen UUD 45 menyeluruh kesepakatan DPD adalah 
sebab-akibat pilpres 2004 potong jalan pintas dan Komisi Konstitusi 
harus melalui keputusan MPR untuk Pemerintahan Baru, Konstitusi Baru. 
Pilpres 2004 gagal, batal demi hukum/ tidak sah, pembiaran krisis 
berkepanjangan kini bermunculan calon alternatif bukti amandemen UUD 
45 menyeluruh mutlak dilakukan, karena UUD 45 naskah asli belum 
dicabut,bersyukur kepada Allah SWT kita masih bisa dipersatukan 
kembali, sunatullah  regenerasi kepemimpinan nasional ke Pancasila 
untuk Musyawarah Mufakat .
> Kerajaan alternatif penyelamatan bangsa spektakuler  untuk Satu 
Dunia, Indonesia Mercusuar Dunia yang berpihak kepada kepentingan 
Daerah menata Pusat, hak veto modal yang masih bisa dipertahankan 
dari upaya penghancuran bangsa secara sistematis,belajar dari sejarah 
Rusia,Yugoslavia.
> 
> Jakarta, 29 Agustus 2008.
> 
> RA.Berar Fathia .
>


Kirim email ke