Hua ha ha ha.....Bung Indra J Piliang ini benar adanya... Lah wong selama ini yang rakyat tahu adalah setiap menjelang pemilu :
1. Pembagian kaos+uang transport trus ikut arak-arakan kampanye untuk kemudianya ngumpul dilapangan terbuka tuk dengar dangdutan yang diselingi yel-yel parpol ybs yang dipandu oleh si caleg/capres/cawapres. 2. Selang beberapa hari tanggal pencoblosan terima sembako ato sejenisnya (kata sejenisnya saya angkat sebab, dalam beberapa pilkada yang dimenangkan oleh parpol yang selama ini mencitrakan diri sebagai parpol kader dan parpol bersih ternyata saya temukan mereka memberikannya tidak dalam bentuk sembako tapi dalam bentuk seperangkat alat sholat) dari parpol dengan nanti di tps memilih parpol ybs Salam hangat, Suhaimi ----- Original Message ----- From: Indra Jaya Piliang To: [email protected] Sent: Sunday, August 31, 2008 3:14 PM Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] Hai Parpol, Jadilah Sniper, Bukan Rambo Waduh, kalau ini sy terapkan di Sumbar 2, bisa lari org. Sy msh belum mudeng dg istilah2 hebat ini. Seolah parpol itu benar perusahaan, seolah benar politisi itu produk, seakan pemilih itu pembeli utk kebutuhan tersiernya, etc. Kasihan parpol dan politisi, diperjualbelikan spt ini. Ijp Ente beli, ane gak jual. Sent from my BlackBerry? wireless device from XL GPRS network
