Saya dari yang bertempat dijauh dari bibir pantai pulau kucing
duduk/borneo/kalimantan.
Saya berhutang banyak pada milist ini(FPK). Informasi cepat, akurat
dan forum diskusi saya bisa santap lebih banyak.
Saya juga kebetulan dipercaya modulator di alumni salah satu program
dan angkatan di programnya fisip UI. Namum dimilis kami sangat
terbatas yaitu alumni yang sebelumnya sudah pernah bertemu muka.

Intimidasi terhadap milis ini saya rasa tidak relevan. Karena beberapa
faktor yang perlu diperhatikan. Contoh: kita tidak tahu
siapa/kebenaran pemilik e mail pemosting. Dan seadanya kita tahu, kita
harus memandang kasus pembajakan e mail yang mengatas namakan orang
lain. Milis bisa sebagai acuan pemikiran tapi tidak bísa sebagai
acuan/dasar hukum untuk menghukum seseorang.
Saya jadi teringat 1 tahun yang lalu. Teman membuat milis pembebasan
borneo di yahoo. Jalan 1 bulan ada warnet yang didatangi oleh orang
kodim setempat inisial A. Teman saya penjaga warnet(bukan pengelola
milis pb) diintrogasi ditempat sehingga harus nelp saya yang kebetulan
saya berada dihutan. Saya tertawa... Kasihan di sang pencari
informasi. Percaya terhadap omongan orang yang tidak mengerti pula.
Saya anggota milis tersebut, dan saya juga banyak juga mempromosikan
keteman dalam atau luar kalimantan. Saya tahu persis milis itu. Maksud
dari pembebasan borneo bukan keluar dari NKRI, namun bebaskan pulau
ini dari kemiskinan, kemelaratan dll. Kalau mau keluar dari NKRI ya
jangan pake istilah pembebasan. Toh pembebasan bahasa indonesia.
Itulah penomena skil, kill dan kikil(kaki). Era informatika yang
menglobal harusnya diikuti skil.

Pada tanggal 03/09/08, Eric Soesilo <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> Kang nur yth,
>
> setiap individu yang ada di milis ini, berkarya di bidangnya masing2 secara
> profesional dan efeknya adalah memajukan bangsa ini, dalam jangka pendek
> dampaknya tidak kelihatan, tapi pasti besar manfaatnya di kemudian hari.
>
> anda salah jika menilai semua yang ada di sini hanya bisa memencet keyboard
> saja. Dan yang pasti member milis ini bukan seleb atau politikus yang doyan
> tampil di depan publik untuk mengumbar penampilan yang molek dan kata2 yang
> indah.
>
> Eric Soesilo
> [EMAIL PROTECTED]
>
> Sent from my BlackBerry�
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> -----Original Message-----
> From: "Nur Rochman" <[EMAIL PROTECTED]>
>
> Date: Wed, 3 Sep 2008 14:42:19
> To: <[email protected]>
> Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: Kamis,  Moderator Milis FPK dipanggil
> pihakPolda Metro Jaya
>
>
> Hebat benar member FPK dalam melakukan solidaritas komunalnya
> Sehingga KangNoer yakin Lae Agus pasti tidak bergeming dipanggil polisi
> Padahal tanpa dukungan yang luar biasa, Lae Agus juga tetap gagah didepan
> polisi
> Sehingga bisa memberikan kesaksian yang benar dan jujur apa adanya
>
> Seandainya Rakyat indonesia seperti milist FPK ini
> Yang solidaritasnya tidak perlu dipertanyakan
> Sehingga KangNoer yakin tidak akan ada lagi rakyat......
> Yang Miskin hingga meninggal karena tidak bisa makan berhari-hari
> Yang Meninggal gara - gara maling ketangkap karena buat beli susu anaknya
> Yang dipinggir jalan jadi peminta-minta setelah sekolah SD tidak tamat tak
> ada biaya
>
> Cuman sayang solidaritas tidak sekedar memencet keyboard PC
> Solidaritas tidak cuman ucapan tanpa tindakan kongkrit
> Solidaritas jangan hanya janji politisi yang bual didepan TV
> Karena sang politisi berharap terpilih menjadi penghuni senayan......
>
> Do'a KangNoer dari milist FPK ini akan timbul kesadaran kolektif
> Yang menumbuhkan kayakinan akan indonesia baru
> Indonesia yang rakyatnya penuh nasionalis asli nggak palsu yang jual gas
> murah
> Bukan juga nasionalis cengeng ala lagu sang president yang dipaksakan
> dilagukan
>
> Indonesia Bangkit...........Amiiiin.......
>
> Regards,
> Kangnoer
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>


-- 
U're my inspirations
"HAMBIN BASAMAAN"
(pikul bersama-sama).

Salam,
Erwan susandi.
([EMAIL PROTECTED])

Terima kasih anda telah berkunjung ke www.langsatborneo.blogspot.com

Kirim email ke