KRITIK MENDASAR TERHADAP KAUM LIBERAL
 
Di bawah ini adalah kutipan pernyataan sdr. Ramos Levi L. Toruan, yang saya 
kutip dari 
http://www.new.facebook.com/note.php?note_id=41245785928.
Ucapannya yang terpotong-potong, saya sambung, dan saya beri judul di atas. 
Saya anggap pernyataannya amat penting, karena merupakan kritik mendasar 
terhadap pandangan kaum liberal dari sudut falsafah.  Mungkin bahasanya  bukan 
seperti artikel yang runtun, karena saya kutip dari komentar di situs tersebut. 
Tapi saya yakin, isinya sangat kuat. Terimakasih buat Sdr. Ramos.
 
Rio 
=====================================================================
 
Just because there is a diversity of views, it does not follow that none of 
them are uniquely right. Simply because there is a dispute about what is true, 
it does not follow that there is no truth or it cannot be known. 

Nilai2 yg diusung kaum "secular liberalism" spt "diversity", "change", "choice" 
dan "tolerance" buat saya bukan sesuatu yg "benar" dlm dirinya sendiri. They 
are not good in and of itself. They can never be morally good apart from their 
context and the ends they are applied to. They can be good if used for good 
ends or bad if used for harmful ends.

Konsep "toleransi", misalnya. Menurut saya, slogan "everything is equally 
right" adlh sesuatu yg abstrak. Kaum liberal suka mengatakan : "I disagree with 
you and I believe you are wrong, but I accept you and I extend to you the right 
to be wrong". Pertanyaan saya, dmanakah "keagungan" dari sikap "moralitas" spt 
ini? Hal ini mirip spt situasi dmana kita tahu bhw sesuatu salah, tp kita 
relakan atau biarkan pihak lain memegang yg salah itu, demi "cinta" kita pdnya. 
"love me, love my opinions, love my views", do not ever judge it, just love it! 

Hal yg memilukan dari sikap "liberal" adalah kejatuhannya pd keyakinan akan 
"relativisme total". Mereka dg berani memproklamirkan : : There is no absolute 
in the world!". Namun pernyataan itu sendiri tak bisa diuji. Dalam hal ini, 
saya melihat ada unsur "self-defeating" dari liberal world-view, entah disadari 
atau tidak. 

Saya meyakini dan percaya pada nilai2 demokrasi, hak2 asasi manusia, kebebasan, 
tapi itu semua tdk membuat saya menjadi "liberal".
 
Saya menolak bbrp tesis liberal yg "absurd", terutama yg menonjolkan 
relativisme dan mengajarkan "Truth cannot be known!" dan "All truth is 
relative!". Buat saya, ini adalah "self-defeating statements", krn ia telah 
gagal memenuhi standardnya sendiri. "All truth is relative" (is that a relative 
truth?) atau "There are no absolutes (Are you absolutely sure?) atau "It's true 
for you but not for me!' (Is that statement true just for you, or is it true 
for everyone?). Semua ini adalah "self-defeating statements", seperti 
mengatakan : "I can't speak a word in English."

Di sini saya melihat cara pandang demikian melawan hukum Non-Kontradiksi (Law 
of Non-Contradiction). Kesalahan ini dulu dilakukan juga oleh David Hume, A.J. 
Ayer maupun Immanuel Kant. Misalnya, Hume dan Ayer sama2 mengajukan tesis bhw 
"a proposition can be meaningful only if it's true by definition or if it's 
empirically verifiable". Namun, klaim ini pun tak bisa dibuktikan secara 
empiris maupun benar secara definisi. Begitu juga Kant, ketika ia mengatakan : 
"We can't know anything about the real world" (the thing in itself). Namun, 
bagaimana Kant tahu "the real world" tak dapat diketahui (unknowable)? Inilah 
bbrp "self-defeating statements", yg entah disadari atau tidak, telah membentuk 
"watak" dari liberal worldview.

Ini salah satu problem filsafat. Tp masalahnya, kita gampang terpukau dan kagum 
akan teori2 yg sbnrnya bnyk salah kaprah belaka dan tdk tuntas dikritik. Mulai 
dari Plato, Descartes, Berkeley, Hegel (yg mengajar bhw ide mendahului sgala 
sesuatu) ; lalu John Locke, Hume, Marx, dan filsuf2 Pragmatisme (yg mengajar 
bhw segala ide hny disebabkan oleh materi dan pengalaman) ; ditambah lagi dg 
kegagalan Aristoteles, Kant, dan Husserl (dlm usaha mensinkronkan dua kutub 
ekstrim tsb), akhirnya membawa manusia kpd situasi yg menggelikan, yaitu : 
justru "bangga" bila mengatakan dirinya tak pernah tahu apakah kebenaran itu. 
Seolah2 manusia dianggap bisa hidup tanpa perlu memegang pd hal2 yg benar.
 
Dg dmkian, kalau mau konsekuen, maka semua aktivitas "berpikir" manusia 
seharusnya berhenti, karena semua teori dan ide apa pun sudah tidak mungkin. 
Inilah "absurditas" yg dibawa kaum "liberal-relativis" yg kadang tak sempat 
disadari oleh pengikut setianya yg fanatik. 
 
…………….***



 




Satrio Arismunandar 
Executive Producer
News Division, Trans TV, Lantai 3
Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 
Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4023,  Fax: 79184558, 79184627
 
http://satrioarismunandar6.blogspot.com
http://satrioarismunandar.multiply.com  
 
 
 

==========================
--- On Mon, 9/22/08, Luthfi Assyaukanie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Luthfi Assyaukanie <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [pantau-komunitas] Liberal Society for a Better Indonesia
To: "alumniummat" <[EMAIL PROTECTED]>, "Alumni Attaqwa" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"islamliberal" <[EMAIL PROTECTED]>, "kmnu2000" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"kahmi_pro_network" <[EMAIL PROTECTED]>, "pantau-komunitas" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Monday, September 22, 2008, 3:09 PM






Bagi teman-teman yang ingin mengikuti perdebatan seputar Liberalisme,
Kapitalisme dan krisis ekonomi yang melanda dunia belakangan ini, ada
sebuah forum baru, Liberal Society namanya. Alamatnya di sini:
http://www.new. facebook. com/pages/ Liberal-Society/ 25547389267? ref=ts

Salam,
Luthfi
=====
 














      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

=====================================================
Pojok Milis Forum Pembaca KOMPAS :

1.Milis FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS
2.Topik bahasan disarankan bersumber dari KOMPAS dan KOMPAS On-Line (KCM)
3.Moderator berhak mengedit/menolak E-mail sebelum diteruskan ke anggota
4.Moderator E-mail: [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED]
5.Untuk bergabung: [EMAIL PROTECTED]

KOMPAS LINTAS GENERASI
=====================================================
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke