Nampaknya rakyat Spanyol dan Belanda yang rendah stres-nya
ini punya gaya hidup seperti rakyat desa di Indonesia.

Mangan pasti mangan atau ora mangan sing penting kumpul,
santai plus adem ayem...
Want nothing, expect nothing, fear nothing and free human being!
Opo ora hebat?

Punya sepatu 5 pasang kan cukup?
Tak usah jadi Imelda Marcos, yang sudah punya koleksi ribuan
tapi masih saja "mengejar" model yang paling baru dan terus
merasa kekurangan melulu....
Alangkah sedihnya hidup macam begini!

Broke? All my life!
Poor? NEVER!

Salam
Las

--- On Thu, 10/9/08, Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Penduduk Paling Rendah Stres
To: [email protected]
Date: Thursday, October 9, 2008, 5:23 PM










    
            Adalah penduduk Spanyol dan Belanda yang paling rendah stres. Cara

yang mereka lakukan pun sederhana saja. Para penduduk di kedua negara

ini memilih sampai di rumah tepat waktu ketimbang bekerja lembur di

kantor. Memang bekerja lembur membuat hormon stres tetap tinggi selama

berjam-jam, meningkatkan rasa lelah, dan membuat kita mudah marah.



Jika selama ini Anda senang bekerja lembur karena ingin mendapatkan

pemasukan tambahan atau disukai bos, sebaiknya pikir lagi deh. Sedikit

tips agar Anda bisa pulang tepat waktu: batasi interupsi di kantor.

Seringkali kita bekerja lebih lama dari jam kerja resmi karena

interupsi dari rekan kerja yang senang ngobrol. Sesekali menghindari

mereka akan membuat Anda bisa pulang lebih tepat waktu. Bagaimana?



Erma Dwi Kusumastuti 



http://kompas. com/index. php/read/ xml/2008/ 10/09/11211381/ penduduk. 
paling.rendah. stres.




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke