Pemilihan presiden AS menampilkan banyak istilah yang mungkin bisa
diadopsi atau sebagai bagian dari pengayaan pengetahuan. Suka atau
tidak, AS sebagai negara adidaya selalu menarik perhatian lebih.

Platform partai (party platform)—sebuah dokumen yang disusun komite
platform khusus sebelum pemilu berisi posisi partai terhadap beragam isu.

Pemilihan pendahuluan (primary)—di beberapa negara bagian disebut
kaukus, digelar selama bulan-bulan menjelang konvensi partai dan
proses pemilihan delegasi konvensi.

Pendanaan publik (public financing)—dana publik dalam kampanye pemilu
dimulai tahun 1976 dan didanai melalui sistem pemeriksaan sebesar 3
dollar AS dalam pengembalian pajak tahunan Amerika. Dalam siklus
pemilu, undang-undang mengatur pendanaan tidak lebih dari 84 juta
dollar AS.

Suara yang otomatis terhitung (roll-call vote)—puncak konvensi, yaitu
penghitungan suara di negara bagian satu demi satu yang diperoleh
kandidat.

Pasangan (running mate)—pemilihan kandidat wakil presiden. Meski
secara teknis dinominasikan konvensi, pada era modern, kandidat wakil
presiden dipilih dari kandidat yang muncul dalam pemilihan pendahuluan
dengan dukungan terbanyak.

Delegasi super (superdelegates)—pejabat partai dan tokoh- tokoh
terpilih yang otomatis menghadiri konvensi partai. Mereka bebas
mendukung kandidat mana pun untuk dipilih sebagai nomine. Sekitar 820
delegasi super menghadiri konvensi Partai Demokrat dan 120 delegasi
super di konvensi Partai Republik.

Negara bagian mengambang (swing states)—negara bagian yang belum
menentukan pilihan untuk mendukung kandidat tertentu.

Veepstakes—istilah yang diciptakan kalangan wartawan untuk menyebut
proses saat kandidat presiden memilih wakilnya.

Lembaga pemilihan (electoral college)—sekelompok orang yang memilih
presiden. Jumlah di masing-masing negara bagian ditentukan oleh jumlah
penduduknya. Mereka bertemu pada bulan Desember untuk secara formal
memilih presiden. Biasanya mereka memilih sesuai dengan pemenang di
negara bagiannya, tetapi tidak wajib.

"Perang udara" (air war)—perang antarkandidat untuk mendapat sebanyak
mungkin iklan di televisi dan radio.

Penyeimbangan tiket (balancing the ticket)—saat seorang kandidat
memenangi nominasi partainya disarankan untuk memilih pasangan atau
kandidat wakil presiden yang menjadi penyeimbangnya, yaitu seseorang
yang kelebihannya bisa menutupi kelemahan kandidat presiden.

Negara bagian biru (blue states)—sebuah negara bagian yang cenderung
memilih untuk Partai Demokrat.

Negara bagian merah (red states)—sebuah negara bagian yang cenderung
memilih untuk Partai Republik.

Delegasi—anggota partai yang memberikan suara pada konvensi nasional
secara resmi untuk menentukan kandidat presiden. Kebanyakan delegasi
memilih kandidat menurut hasil pemilihan pendahuluan atau kaukus di
negara bagian masing-masing.

Keledai (donkey)—lambang Partai Demokrat, digunakan pertama kali saat
kampanye Presiden Andrew Jackson tahun 1828.

Gajah (elephant)—lambang Partai Republik, muncul pertama kali dalam
bentuk kartun pada 7 November 1874 di mingguan Harper's yang digambar
oleh seniman Thomas Nast.

Komisi Pemilu Federal (Federal Election Commission)—badan pengatur
independen yang dibentuk Kongres AS tahun 1975. Tugasnya, mengelola
dan menegakkan Undang-Undang Kampanye Pemilu Federal. Urusannya
menyangkut informasi keuangan kampanye, pengawasan pendanaan publik
untuk pemilu, dan penegakan pasal-pasal dalam undang-undang tersebut.

Grand Old Party (GOP)—sebutan untuk Partai Republik

Independen (independent)— pemilih terdaftar yang tidak menyatakan
afiliasi terhadap partai tertentu. Kampanye kandidat biasanya menyasar
kelompok ini.

Konvensi Nasional (national convention)—pertemuan partai yang digelar
setiap empat tahun, di mana delegasi negara-negara bagian di seluruh
negeri berkumpul untuk memilih kandidat partai untuk presiden dan
wakil presiden.

Super Tuesday—dikenal pertama kali tahun 1988 untuk menyebut sebuah
hari Selasa, biasanya pada awal Maret, dalam sebuah masa kampanye saat
sejumlah besar negara bagian menggelar pemilihan pendahuluan secara
serentak.

Kandidat partai ketiga (third party candidates)—kandidat yang tak
berasal dari dua partai politik utama di AS, Republik atau Demokrat.
Contohnya, Partai Libertarian, Partai Hijau. (fro)

 http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/11/04/0253339/istilah.kunci.pemilu.as

Kirim email ke