Meskipun saya bukan warga jakarta, namun sebagai bangsa indonesia yang juga prihatin atas pemikiran ini. Apakah tidak ada solusi lain? Anak-anak perlu banyak waktu istirahat, supaya bisa berpikir jernih di saat KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) berlangsung. Lha, kalo capek duluan, mana sempet mikir. Jadinya ntar malah asal-asalan. Buat Bang Eric, memang benar, dewasa dan sudah bekerja berkorban waktu, tapi bagi saya itu lumrah. Lha wong memang udah tugasnya bekerja, untuk menghidupi keluarga atau diri sendiri. Mungkin, Bang Ericnya belum punya anak yak, jadi cuma mikir diri orang dewasa aja (maaf!)
salam, ocha --- In [email protected], "Eric Soesilo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ya pada dasarnya semua berkorban sih, yang dewasa dan sudah bekerja juga berkorban waktu kok, bangun pagi, jam 5 atau setengah 6 sudah berangkat ke kantor, pulang larut malam karena macet gila2an. Ya kita coba aja lah, pemerintah juga berpikir keras untuk menanggulangi kemacetan lalu lintas kan :) > > Best Regards, > > Eric Soesilo > [EMAIL PROTECTED] > > funBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT
