Saya tingal di luar negeri jadi saya tidak bisa menghayati tantangannya
orang Jakarta kenapa keberatan usulan anak masuk sekolah jam 6.30 pagi!
Bisa lebih spesifik menjelaskan unsur pelanggaran terhadap hak anak yang
anda maksud? Kok kayaknya menakutkan sangat isunya.

Bukankah jam belajar dimajukan 1/2 jam  kompensasinya pulang dimajukan
juga 1/2 jam?
Bukankah kalau bangun terpaksa harus lebih awal setengah jam maka jam
tidurpun bisa diatur maju 1/2 jam?
Bukankah pulang sekolah dimajukan setengah jam dan bisa diatur kegiatan
diluar sekolah minta dimajukan juga setenga jam lebih awal supaya sinkron?
Yang nggak bisa diatur itu mungkin rasa ngantuk orang tua bangun lebih pagi!

Ribut-ribut mau mengadukan ke komnas perlindungan anak dengan dalih jumlah
jam tidur anak-anak jadi berkurang, bagaimana perinciannya bisa berkurang?
Itu semua tergantung cara kita ngatur waktu bangun dan waktu tidur! Anak
saya selalu bangun pagi sekitar jam 4.30 mandi dan bisa sembahyang subuh.
setelah itu makan sambil belajar sampai siap berangkat ke sekolah. Meraka
memilih tidur awal dimalam hari supaya bisa bangun awal dipagi hari. Apa ada
yang salah dengan anak sepeti ini? Saya malah diuntungkan karena kalau
mereka belajar semalam suntuk justeru banyak gangguan, termasuk gangguan
acara TV malam yang seru!

Kalau ada  yang punya teori anak mesti tidur 10-11 jam! itu untu anak kecil
yang masih TK atau playgroup! dan anak-anak sekolah TK seperti ini bisa
dikecualikan tetap masuk jam 7 atau malah 8 pagi kalau keberatan.
Tapi kenapa takut dicoba? Setahu saya yang dimaksud tidur 10 jam untuk anak
tidak 10 jam terus menerus tanpa putus. Jadi boleh disambung dengan tidur
siang selepas sekolah.

Siapa sih orang tua yang disiplin menjaga anak-anaknya cukup tidur?
Kebanyakan justeru orang tua yang mesti diajukan ke komnas perlindungan anak
karena tidak mampu melindungi anaknya dari buang waktu karena main PS2, main
PC game, nonton film kartun dan lain sebagainya! Waktu anak-anak kita
justeru habis untuk yang sepeerti ini bukan habis gara-gara jam sekolah maju
1/2 jam, apalagi masih baru rencana!

Kalau ada yang menyarankan kenapa bukan orang tuanya saja yang masuk awal
jam 6.30 pagi. Justeru malah tambah kacau bagi kebanyakan keluarga. Sebab
sangat susah kalau ayah ibunya pergi duluan ke kantor sementara anaknya
masih ada dirumah! Justeru yang enak kalau orang tuanya pergi mengantar
anaknya masuk sekolah dan terus ngeluyur kekantor. Keuntungannya dua,
pertama anaknya bisa diantar ke sekolah. Kedua pasti masuk kerjanya tidak
akan banyak kesiangan karena paling tidak ada waktu 1 1/2 jam dari sekolah
ke kantor. Ini sedikit banyak bisa mendistribusikan kemacetan akibat
kebiasaan orang masuk kantor mepet waktunya mendekati jam 8.
Salam
SH


2008/11/24 Budi Dharma <[EMAIL PROTECTED]>

>   Para pembuat kebijakan soal murid sekolah yang harus masuk pukul 06.30
> wib mestinya memberi teladan dulu donk ! Salahsatunya dengan mendisiplinkan
> kinerja pegawai negeri yang sering ngantornya telah dengan alasan macet di
> jalan untuk masuk lebih pagi lagi. Lha, kalau sekarang sich mirip karikatur
> sindirian ala Benny & Mice : masuk jam 9, baca koran sampai jam 10, terus
> lanjut ngerumpi nggak jelas sampai jam 11, udah gitu keluyuran dengan dalih
> jam makan siang, baru kembali ke kantor jam 2an. 1-1.5 jam kelihatannya
> seperti beresin kerjaan, terus sekitar jam 4 kurang langsung dech ngacir
> dengan alasan biar tak terjebak macet saat perjalanan pulang. Buset.
>
> Jangan-jangan apa karena nonton film Laskar Pelangi yang menimbulkan ide
> bahwa golongan anak yang paling gampang dikibulin ?
> Tolong donk kak Seto dan Komisi Perlindungan Anak buat turun tangan
> membantu hak anak untuk belajar dengan jam yang wajar.
>
> Can I loose my weight?
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke