sama pak. anak saya, 4 tahun masuk sekolah pukul 07.00 pagi, TK A. 
perlu perjuangan untuk mengatur jadwalnya agar nyaman buat dia. 
setiap pagi saya bangun pukul 05.00 pagi, membuatkan sarapan dan 
menyiapkan segala sesuatunya. pukul 05.30 saya sudah harus 
membangunkan anak dengan hati setengah tidak tega melihat dia masih 
pulas. paling lambat 06.15 sudah harus berangkat. minum susu sempat 
di rumah, tapi sarapan harus di perjalanan.

jika jam masuk sekolah dipercepat menjadi 06.30, berarti saya harus 
membangunkan anak saya lebih pagi lagi, pukul 05.00. kasihan banget. 
jam segitu anak balita masih dalam fase deep sleep. anak balita 
sangat membutuhkan jam tidur yang cukup untuk perkembangan maksimal 
otaknya. minimal 11 jam dalam sehari (malam dan siang). 

jika diminta mempercepat jam tidur malam, berarti dia harus DIPAKSA 
tidur pukul 08.00 - 09.00 malam (saat ini pukul 09.30 - 10.00). 
padahal kami baru tiba di rumah satu jam sebelumnya. kami belum 
sempat bercengkrama, belajar bersama, bermain, spending our qality 
time. 

peraturan baru ini akan merampas hak tidur anak yang sangat 
diperlukan bagi pertumbuhannya. juga merampas quality time bagi 
orangtua yang bekerja, terutama jika keduanya bekerja. pribadi dan 
karakter anak terbentuk oleh bonding dengan kedua orangtuanya. justru 
2 - 3 jam itu yang sangat berharga bagi hubungan orangtua anak. 

seorang teman, tinggal di cakung bekasi. anaknya bersekolah di 
rawamangun, ikut antar jemput. dengan kondisi masuk sekolah pukul 
07.00 pagi, anak SD yang baru berumur 6,5 tahun ini harus dijemput 
dari rumah pukul 05.00 karena antar jemputnya keliling. dia harus 
bangun pukul 04.30. jika peraturan aneh ini diterapkan, maka anak ini 
harus bangun pukul 04.00 subuh. 

peraturan aneh. alih-alih memecahkan masalah, malah menimbulkan 
masalah baru. mereka yang gagal mengatasi masalah transportasi, kok 
anak-anak sekolah yang dikorbankan?  paling kesal ketika wagub 
bilang, "keuntungan peraturan baru ini selain mengurangi kemacetan, 
juga menghemat BBM" 

bullshit. cuih. 

-gerda-


bagus dewa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kalau saya terus terang keberatan kalau masuknya makin pagi. Kasian
anaknya kasian orang tuanya juga. Anak saya masih TK besar, masuk jam
730, menurut saya itu waktu yg ideal. Kenapa, karena saya masuk kantor
jam 9, pulang sampe rumah rata rata jam 9 malam. Anak saya baru satu
dan setengah mati saya selalu berusaha mendampingi anak saya.

Kirim email ke