Kenapa sih kita mempunyai mindset bahwa keterpilihan suatu negara sebagai penyelenggara itu sebagai "sebab," dan bukan sebagai "akibat?"
Manakah dari dua kejadian berikut ini yang lebih mungkin terjadi: 1. Negara A terpilih sebagai penyelenggara piala dunia, karena itulah negara A mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat dan infrastruktur yang baik 2. Negara A memiliki pertumbuhan ekonomi yang pesat dan infrastruktur yang baik, karena itulah negara A terpilih sebagai penyelenggara piala dunia Dengan menjadi tuan rumah, Indonesia akan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu, ATAU Indonesia menunjukkan kemampuan kepada dunia dulu barulah akan terpilih sebagai penyelenggara? Mari kita pikirkan lagi, dan marilah mengubah mindset untuk tidak cenderung mencari jalan pintas. Adi ________________________________ From: pamungkas <[email protected]> To: [email protected] Sent: Monday, 23 February 2009 4:40:03 Subject: RE: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Dukung Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2022 Untuk point 1,2,3 SETUJU Untuk point 4,5,6 BELUM TENTU Untuk point 7,8,9 TERLALU TEORITIS Sebelum menjadi tuan rumah, kita harus meng-ajar dahulu suporter2 kita. Jangan sampai keahlian jadi "tukang timpuk" makin hebat saja. Karena sarana untuk menimpuk makin terbuka peluang. Kalau kita belum bisa meng-ajar supporter, sebaiknya jangan dulu jadi tuan rumah. BISA RUNYAM URUSANNYA, NAMA INDONESIA BISA JELEK. Wasalam pamungkas
