Ya saya lihat itu di TV yang merupakan kampanye dari PKS.
Terlihat penjual sate tertunduk lesu saat para kader PKS yang menjadi panitya 
kampanye tetap menolak membayar sate tersebut.
Menurut Tukang Sate, dia membagikan sate tersebut karena dijanjikan akan 
dibayar oleh kader PKS tersebut. Tapi belakangan si Kader PKS membantah telah 
menjanjikan untuk membayar harga sate.
Para kader PKS menganggap bahwa itu sepenuhnya resiko penjual sate, bukan 
resiko PKS.
Pada dasarnya, para kader PKS akan sangat berterima kasih kalau ada anggota 
masyarakat yang mau menyumbang makanan saat kampanye PKS berlangsung.
Bahwa kemudian ada yang menuntut pembayaran terhadap makanan yang disantap oleh 
para peserta kampanye PKS, ya itu diluar tanggung jawab PKS.
Para penyumbang dan pedagang sebaiknya tidak komplain ke PKS kalau ternyata 
merugi.
�
Saran saya untuk para pedangang yang hadir di kampanye partai apapun:
Jangan terlalu mudah membagikan makanan dengan gratis kepada para peserta 
kampanye, walaupun hal tersebut atas permintaan panitya kampanye,�karena ada 
potensi dagangan anda tidak dibayar.
�
Salam,
�
�
Adyanto Aditomo

--- Pada Sen, 23/3/09, Teuku Moeda Abadi <[email protected]> menulis:


Dari: Teuku Moeda Abadi <[email protected]>
Topik: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: masalah sampah sampah bekas lokasi caleg 
berkampanye.
Kepada: [email protected], [email protected]
Tanggal: Senin, 23 Maret, 2009, 8:14 AM






Rp 600.000.- itu satu kambing dong...! kasihan juga Caleg itu,ngak punya modal 
untuk kampanye,malah ngerampok warung sate,ini kisah nyata buk?

teukumoedaabadi@ ymail.com http://teukumoedaab adi.blogspot. com

Kirim email ke