Dengan suara paling tinggi Demokrat semakin dilirik oleh partai2 lain. Terlihat jelas sekali manuver politik PKS yang getol mengompori supaya Demokrat tidak berkoalisi dengan Golkar. Dalam berbagai kesempatan Sekjen PKS senang sekali mengulang-ulang bahwa JK tidak mau berduet kembali dengan SBY karena ini merupakan sebuah tindakan siri.
Memang jika SBY tidak lagi berduet dengan JK maka artinya PKS menjadi potential partner bagi Demokrat. Sementara jika SBY tetap berduet dengan JK maka kedua partai ini sudah bisa menguasai lebih dari 50% kursi DPR. Dan ini artinya tidak perlu berkoalisi dengan PKS. Kalau PKS tidak masuk ruling parties, maka dia akan kehilangan sejumlah kursi menteri yang pernah menjadi jatahnya. Kita lihat saja apakah PKS memang konsisten sebagai partai dakwah atau memang menjadi semakin pragmatis berebut kekuasaan dan memanfaatkan dakwah hanya sebagai alasan mengejar kekuasaan...... Adi Sasongko --- In [email protected], "Agus Hamonangan" <agushamonan...@...> wrote: > > http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/04/10/17274786/demokrat.mulai.membuka.koalisi > > > JAKARTA, KOMPAS.com Perolehan suara lewat perhitungan cepat (quick count) > yang dirilis sejumlah lembaga survei menunjukkan Partai Demokrat menang > mutlak terhadap partai lainnya. Tidak heran bila Partai Demokrat mulai > bergerak untuk menyusun koalisi dan menentukan cawapresnya. > > "Soal cawapres, tunggu tanggal mainnya. Demokrat open, terbuka dan siap > berkomunikasi dengan siapa pun," kata Ketua Dewan Pembina Demokrat sekaligus > Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di kediamannya, di Puri Cikeas, Bogor, > Jawa Barat, Jumat (10/4). > > SBY mengaku, siang tadi, Wakil Presiden Jusuf Kalla menelepon dan mengucapkan > selamat atas kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu legislatif 2009. "Beliau > menelepon saya setelah shalat Jumat tadi yang intinya beliau mengucapkan > selamat. Di antara sahabat, kalau mengucapkan selamat itu budaya yang baik. > Saya sering mengucapkan selamat ke pihak mana pun meskipun tidak selalu > diketahui media massa. Saya juga kaget karena belum berapa lama Pak JK > berkomunikasi dengan saya, kok wartawan tahu," kata SBY. > > Namun, menurutnya, tidak ada kedalaman dari pembicaraan tersebut dalam > konteks politik. Selain melakukan komunikasi dengan JK, SBY mengaku bahwa > Demokrat telah melakukan komunikasi dengan sejumlah tokoh politik yang lain > untuk menjajaki koalisi, seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), PAN, PKPI, > PDP, Partai Pelopor, dan PBB. "Itu sudah kita bicarakan. Tepat jika sekarang > kita intensifkan," tuturnya. > > > > > ANI >
