Tapi banyak juga Pak yang lewat jalur benar tapi akhirnya tidak terdaftar di 
DPT. Banyak di RT saya dan RT tetangga (persis depan rumah) yang tidak 
terdaftar, padahal mereka lewat jalur resmi nyari KTP nya. Mereka, para penjual 
bakso, mie ayam, jamu gendong, odong-odong, gak kuat klo mesti nyogok ke 
kecamatan langsung atau pake perantara. Dan sudah cukup lama tinggal di 
Jakarta. Klo seperti ini, mesti teriak ke siapa selain ke pemerintah?

Ketua RT bilangnya, semua data sudah diserahkan, termasuk data saya yang baru 
ber-KTP Jakarta tahun kemarin. Kata RT, data di DPT dengan yang diserahkan beda 
sekali. Entah dapat darimana tuh KPU. Karena saya warga baru, mungkin bisa 
dimaklumi, lha kalo warga yang sudah tinggal lebih dari 10th? Yang tahun 99 dan 
04 juga sudah nyoblos? Unbelievable......

riyanto

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: ajud ajudri <[email protected]>

Date: Fri, 10 Apr 2009 08:00:28
To: <[email protected]>
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kisruh DPT, Manajemen yang Buruk atau  
Kesengajaan ?


Salam.

Kesemrautan manajemen Data kependudukan, semua orang teriak tentang kesalahan 
pemerintah.....Tak pernah mau menyalahkan diri sendiri yang turut serta dalam 
mengacaukan semua ini.

Banyak diantara kita yang tidak disiplin melapor diri saat pindah domisili 
ketempat yang baru. Kadang melalui jasa orang lain, pakai jalan pintas tanpa 
pernah lapor RT, atau kelurahan. Karena merasa priyayi moderen mau nya langsung 
tembak ke kecamatan. Itu hanya contoh kecil....banyak lagi ketidak pedulian 
kita dengan aturan main manajemen kependudukan.

Alahkah baiknya kalau kita saling memperbaiki diri, saling mengingatkan, saling 
dukung, saling support, saling memuji, saling menghargai, Insya Allah kita akan 
mewariskan negeri yang besar buat anak cucu kita.

Kirim email ke