Dear rekan,

Setelah hasil survey keluar, yg bisa dilakukan para menteri adalah ambil muka 
dan menjilat terhadap rakyat, terutama SBY. Apalagi setelah hasil Pemilu, 
dimana Capres favorit yg akan terpilih SBY. Lihat iklan Surya Dharma, ketua 
umum PPP.

Bambang Sudibyo, saat di kabinet Gus Dur, tdk berhasil, bandingkan dengan Sri 
Mulyani skrg yg berhasil. Saat ini sebagai Mendiknas, BS juga jauh dari disebut 
berhasil, kecuali isi iklannya. Jadi supaya bisa terpilih, yg mesti buat 
iklan.....

Mestinya SBY bisa belajar dari Soeharto dan Mega; walau bukan Doktor, tapi bisa 
dan sanggup memilih dan menempatkan ahli yang pakar di bidangnya jadi Menteri 
Republik Indonesia.

Hayo SBY..... Tunjukkan nyalimu

Wass,

--- On Wed, 4/8/09, Siti Sulaeha <[email protected]> wrote:
From: Siti Sulaeha <[email protected]>
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Salam Kenal & Iklan DepDikNas yang biadab!
To: [email protected]
Date: Wednesday, April 8, 2009, 4:55 AM

















      Iklan ini memang jelas-jelas membohongi masyarakat da pembodohan rakyat, 
kalau memang sekolah gratis� dimana-mana, lalu kenapa ada sekolah dikolong 
jembatan, dipinggir rel dan ditepi hutan� yang diprakarsai oleh 
relawan/relawati swasta ?

Apanya yang gratis ??? Gratis ...mbah mu, kata si Paijo ngedumel.

Pemerintah sekarang cuma bisanya berkoar-koar, obral janji dana pendidikan 20% 
tapi tidak pernah melaksanakannya dengan benar,dana itu pasti mengalir ketempat 
yang tidak seharusnya dengan kebocoran dimana-mana.

Sitis

Kirim email ke