saya nggak yakin partai-partai menengah lainnya bersedia, jika sekiranya PKS memang punya rencana seperti itu. dan satu hal lainnya, sesama partai islam misalnya, mereka tak memegang ungkapan "sesama bis jangan saling mendahului". artinya, diantara partai islam sendiri terjadi persaingan ketat, diluar maupun di dalam partainya. dan dalam sejarah republik ini, justeru partai islamlah yang paling sulit untuk bersatu, setelah masyumi. pertama karena kerangka 'ideolog' yang kini kian porak poranda, dan kedua kian pudarnya sosok/figur yang kuat yang bisa jadi jembatan. dari situ juga kita melihat, betapa peta mosaik islam dan politik di indonesia demikian beragamnya. untuk hal itu, kita bisa memetik pelajaran, nggak bisa diambil konklusi streotipe untuk kalangan islam. hhd.
--- On Fri, 4/10/09, [email protected] <[email protected]> wrote: From: [email protected] <[email protected]> Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] PKS harus berani pimpin koalisi partai menengah. To: [email protected] Date: Friday, April 10, 2009, 1:16 AM Kalo PKS memang berjuang untuk kesejahteraan umat dan meneggakkan syariah. Maka seharusnya berani pimpin koalisi partai menengah. Tp kalo hanya orientasi ingin ikut berkuasa dulu yg lebih besar maka mmg lebih aman nempel saja. Keringat dan uang tdk banyak keluar tp ikut berkuasa. Powered by Telkomsel BlackBerry�
