Seumpamanya..., besok Jumat, Partai PDIP mengumumkan Megawati sebagai calon
presiden dan Prabowo dari Partai Gerindra menjadi wakilnya, maka duet kedua
tokoh itu akan disingkat namanya oleh para wartawan menjadi MEGA-PRO.
Seminggu yang lalu, Golkar sudah menentukan Jusuf Kalla menjadi calon presiden
dan Wiranto dari Partai Hati Nurani alias Hanura menjadi wakilnya, dan para
wartawan menyingkat nama kedua tokoh itu menjadi JK-WIN.
Nah, pasangan dari partai inkumben Demokrat SBY tampaknya sudah pasti akan
tetap memilih Gubernur Bank Indonesia, Boediono, dari non-partai menjadi
wakilnya, dan sialnya, para wartawan menyingkat nama kedua tokoh ini menjadi
SBY-NO.
Apakah ini pertanda JK akan Win dan SBY akan dianggap No (tidak diterima).
Entahlah nanti Mega akan Pro pada siapa.
Kita tunggu sajalah nanti.
Umbu
[Non-text portions of this message have been removed]