http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/05/22/13111857/Dradjad.Siap.Dikeluarkan.dari.PAN
JAKARTA, KOMPAS.com Jika memang dinilai berbelok dari kesepakatan partainya dan harus menanggung sanksi, anggota Komisi XI DPR RI Dradjad Wibowo yang berasal dari Fraksi Partai Amanat Nasional siap dikeluarkan dari partai. "Ini sebuah harga yang harus dibayar terhadap sebuah idealisme," katanya di Jakarta, Jumat (22/5). Kesepakatan internal PAN yang dihasilkan di Yogyakarta beberapa waktu lalu mengarahkan navigasi partai ini ke Partai Demokrat. Namun, saat ini Dradjad tampak dekat dengan kubu JK-Wiranto. Bagi Dradjad, perubahan platform dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk politik dan ekonomi, harus berubah, sementara SBY familiar dengan jargon 'Lanjutkan!'. "Sekarang masih menjadi perdebatan yang saya lakukan ini sesuai dengan Rakernas atau tidak. Silakan kepada yang menafsirkan. Tapi bagi saya ini bukan sekadar permainan partai. Ini merupakan pertarungan ideologi untuk kepentingan masyarakat banyak," ujar Dradjad seusai mengikuti sebuah diskusi bertajuk "JK-Win untuk Indonesia Adil dan Sejahtera: Ekonomi Kemandirian vs Ekonomi Neoliberal" di Jakarta, Jumat (22/5). Menurut Dradjad, saat ini dirinya masih menjadi bagian dari partai berlambang matahari putih itu. Partai juga mengeluarkan sanksi apa pun, bahkan pernyataan sikap terhadap dirinya. Dradjad siap menanggung risiko sebesar apa pun selama dirinya masih dapat memperjuangkan idealismenya. "Bagi seorang politisi yang memperjuangkan idealisme tertentu, sanksi itu urusan kecil," ujar Dradjad. "Kalau ada sanksi ya monggo," lanjutnya. LIN
