Bung Imade,
 
Maksud saya itu: Apakah ABRI bisa bersikap seperti Tentara Amerika yang 
bertempur di Irak. Mereka secara terbuka memprotes pemerintahannya yang tidak 
melindungi prajuritnya dengan perlengkapan perang yang memadai dalam rangka 
melawan "Pasukan Perlawanan Irak", sehingga banyak korban dikalangan militer 
Amerika.
Alasan dana untuk perang terbatas, ditolak mentah - mentah oleh para prajurit, 
karena menurut faham para Prajurit Amerika, Pemerintah tidak memiliki hak untuk 
dengan sengaja mengorbankan nyawa prajuritnya hanya dengan alasan dana 
operasional tidak mencukupi.
 
Sekarang soal AURI.
Pertanyaannya adalah: Apakah para pimpinan AURI/ ABRI dan Pemerintah bisa 
dengan sengaja mengorbankan nyawa para prajuritnya dengan alasan biaya operasi 
tidak mencukupi?
Jika memang ada perintah semacam itu dari Pimpinan AURI/ ABRI atau Presiden 
sebagai Panglima Tertinggi ABRI, apakah Prajurit boleh memprotes kebijakan 
tersebut?
 
Di harian Kompas hari ini juga ada pernyataan dari Pimpinan AURI bahwa Pihak 
AURI tidak dapat memberikan ganti rugi terhadap rumah penduduk yang rusak dan 
tewas akibat kejatuhan Pesawat Herkules, karena pada dasarnya AUR/ ABRII memang 
tidak pernah menyediakan dana untuk itu, baik ganti secara langsung maupun 
melalui asuransi.
Pihak ABRI/ AURI hanya bertanggung jawab terhadap anggota ABRI yang menjadi 
korban, bukan warga sipil, terlepas mereka ikut bersalah atau tidak.
Pertanyaannya adalah: Apakah warga sipil boleh memprotes kebijakan ABRI yang 
cenderung sewenang - wenang tersebut?
 
Salam,
 
Adyanto Aditomo

--- Pada Jum, 22/5/09, imcw <[email protected]> menulis:


Dari: imcw <[email protected]>
Topik: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Hercules Jatuh karena Tiada Suku Cadang?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 22 Mei, 2009, 9:01 AM


Salam Adyanto Aditomo,

Di dalam dunia militer, perintah komandan adalah segala galanya.
Masalah hidup mati dipikirkan belakangan. Bisa dibayangkan bagaimana
jadinya tentara suatu negara bila para tentaranya dengan seenak hati
mengabaikan perintah komandan. Melawan perintah komandan
(insubordinasi) dalam dunia militer berat hukumannya.

Mungkin yang jadi masalah adalah keikut sertaan sipil dalam
penerbangan militer, jadi si sipil pun kena imbas dari perintah yang
diberikan oleh komandan.
--
i made cock wirawan

Kirim email ke