Bung Simson Ginting,
 
Seharusnya kita bisa meniru RRC saat jaman Mao Ze Dong yang diprovokasi oleh 
Vietnam usai Perang Vietnam dalam kasus sengketa kepulauan Spartley.
Vietnam adalah negara kecil dibandingkan RRC, tetapi persenjataannya sangat 
modern, baik dari bantuan Soviet maupun rampasan dari Tentara Amerika..
Persenjataan RRC waktu itu sudah sangat ketinggalan jaman akibat di embargo 
oleh Soviet.
Tetapi dengan ketegasan Mao Ze Dong yang berani melawan Vietnam, akhirnya 
Vietnam mundur teratur karena merasa tidak ada untungnya perang habis - habisan 
melawan RRC.
Bagi RRC, karena ini menyangkut harkat bangsa dan negara, ya apa boleh buat, 
kalau perlu berjuang sampai titik darah yang penghabisan untuk melawan siapapun 
yang berani melecehkan Bangsa dan Negaranya.
 
Mengapa kita tidak berani melakukan hal yang serupa terhadap provokasi Angkatan 
Perang Malaysia???
 
Salam,
 
Adyanto Aditomo

--- Pada Sel, 2/6/09, simson gintings <[email protected]> menulis:


Dari: simson gintings <[email protected]>
Topik: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Prabowo: Indonesia Diremehkan karena Miskin
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 2 Juni, 2009, 7:40 AM








Petuah orang tua di kampung saya begini: kalau hidupmu miskin, janganlah 
gampang tersinggung.

Sudah hukum alam rupanya, orang miskin dianggap enteng, tidak hanya dlm 
hubungan antar manusia, juga dlm hubungan antar bangsa.

Apa yg dikatakan Prabowo itu bukan hal baru, saya kira itu aksioma kehidupan. 
Queen Anne is dead

Dosa siapa kalau alat-alat militer kita tua dan macet? Dosa siapa ketika 
dilakukan pembelian "barang" acap kali terjadi penggelembungan harga (mark up)?

Berani bertaruh, Malaysia akan terus melakukan manuver militernya di Ambalat. 
Mau marah? How? Marah secara efektif memerlukan alat pendukung lho, alat 
penggentar. Kalau tidak, kita marah orang lain malah terpingkal-pingkal. Ikan 
lele berlagak jadi Moby Dick, kata pengamat.

sg

Kirim email ke