Di perbatasan darat Malay juga [provokatif memnggeser patok perbatasan masuk wilayah INA 100 meter. Rakyat disana bingung ?
Dapati Giawa wrote: > > > Bung Godlip, dalam kasus Ambalat yang mengobarkan perang sebenarnya > siapa???? Jangan bawa-bawa perasaan sentimen dalam per-PILPRES-an > donk. Anda pendukung SBY yang orang berpengaruh se-dunia itu, > boleh-boleh aja. > Apakah bung Godlip tidak melihat bahwa pihak Malaysialah yang berniat > mengobarkan perang???? > Tidaklah sama kasus Amerika terhadap Irak dan berbagai belahan dunia > lain dimana Amerika bertindak sebagai agresor dengan dalih menguber > teroris, atau dengan dalih perdamaian, dalih menguber kartel narkoba, > dalih HAM dan berbagai dalih lainnya. Nah, kasus Ambalat justru kita > yang dicoba di-agresor-i oleh Malaysia. Bung Godlip apakah tidak lihat > bahwa kapal-kapal Malaysialah yang nyerobot masuk ke wilayah kita? > Saya dipihak yang mendukung upaya keras dan bila perlu perang, jika > kapal perang Malaysia terus berusaha memasuki wilayah kedaulatan kita. > Saya ga habis pikir bagaimana bisa, sebuah negara yang dipimpin oleh > salah satu ORANG BERPENGARUH sedunia, bisa dilecehkan oleh tetangga? > Apakah SBY sebagai ORANG BERPENGARUH SEDUNIA, hanya sekedar FITNAH > dari majalah TIME??????? Oh.....Kasihan sekali... Atau cuma sekedar > KEBOHONGAN?????? > > Maaf, saya lagi kesel dengan jawaban Bung Godlip dalam soal > Ambalat........... > > PERTAHANKAN REPUBLIK INDONESIA > SINGKIRKAN PARA PECUNDANG YANG HANYA TAHU MENDUKUNG INI-ITU DAN > MENGEMIS SANA SINI. > > Tuhan kami, Tuhan YANG MAHA ADIL DAN BIJAKSANA > berikan ketabahan kepada prajurit-prajurit ANGKATAN BERSENJATA RI di > Medan Tugas, khususnya di Ambalat. > Hiburlah para keluarga mereka yang ditinggalkan, dan jangan beri > cobaan kepada mereka agar tidak menambah beban batin mereka > sepeninggal para PRAJURIT PEJUANG negara kami. > > Tuhan kami, Tuhan Yang menguasai Setiap Jengkal Bumi kami..... > Dalam tanganMulah kami berpasrah bagi setiap tetasan darah yang > tertumpah untuk mempertahankan bumi kami. Tunjukkanlah kebenaran dan > keadilanMu ya Tuhan...... Jangan biarkan wajah bangsa dan negara kami > terhina dalam mempertahankan anugerah dari Engkau - yakni tanah dan > bumi kami. DAlam segala syukur atas nikmat yang engkau berikan dari > tanah dan bumi kami, kami mohon lindungilah para pembela negeri kami > dengan tetasan darah, keringat dan air mata. > MAAFKANLAH kami yang hanya bisa menulis di mailing list ini, karena > baru inilah sedaya-daya upaya kami untuk membela negeri kami sebagai > tanda syukur kepada Engkau ya Allah Tuhan kami. > MAAFKANLAH kami yang tak peduli pada anugera dari Engkau ya Allah, > kami yang bersikap DURHAKA dan membiarkan tanpa rasa peduli setiap > jengkal tanah negri kami yang Engkau anugerahkan. > MAAFKANLAH para pemimpin kami dan para pengikutnya yang hanya peduli > pada kekuasaan dan kemegahan kursi jabatan. AMIN
