mBak Yuliati Soebeno,
 
Apakah tidak ada solusi terhadap pelecehan Malaysia terhadap kedaulatan 
Indonesia???
Harus ada solusi kalau kita tidak mau hancur dan dilecehkan terus menerus.
Malaysia kelihatannya sedang "melepas balon percobaan" dengan memprovokasi TNI 
AL untuk menjajagi seberapa kuat dan beraninya ABRI dan Pemerintah Indonesia 
melawan Angkatan Perang Malaysia.
 
Berdasarkan hasil ujicoba "pelecehan" terhadap TKW asal Indonesia, ternyata 
Pemerintah Indonesia tidak berdaya.
Alasannya ya itu tadi: Terlalu banyak WNI yang bekerja di Malaysia.
Bagaimana nasib mereka kalau sikap Pemerintah RI terlalu tegas dalam melindungi 
warganya di Malaysia?
 
Tapi kalau terhadap TKW asal Filipina, pihak pemerintah Malaysia gak berani 
main - main, karena Presiden Filipina akan terjun langsung ke lapangan membela 
warga negaranya yang diperlakukan tidak patut di Malysia.
 
Yang ingin diketahui oleh pihak Malaysia dengan "melepas balon percobaan" 
adalah apakah kualitas ABRI dan Pimpinan Republik ini setara dengan kualitas 
TKW Indonesia yang ada di Malaysia???
Kalau jawabannya: "Kita tak berdaya karena seluruh harta Republik ini sudah 
digadaikan kepada pihak asing", itu artinya kualitas ABRI dan para Pemimpin 
Politik kita tidak jauh beda dengan TKW asal Indonesia yang ada di Malaysia.
 
Jadi apakah kita mau menyerah begitu saja???
 
Salam,
 
Adyanto Aditomo


--- Pada Rab, 3/6/09, Yuliati Soebeno <[email protected]> menulis:


Dari: Yuliati Soebeno <[email protected]>
Topik: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Prabowo: Indonesia Diremehkan karena 
Miskin
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 3 Juni, 2009, 12:14 PM


He...he...he. ..Bung Adyanto, hanya Bung Karno satu-satunya yang berani 
menyatakan:" GANYANG MALINGSIA!"
Karena dulu Bung Karno TIDAK MENGGADAIKAN HASIL BUMINYA KEPADA NEGARA TETANGGA. 
Dan TIDAK MENGGANTUNGKAN PEMILIHAN DIRI BELIAU untuk menjadi PRESIDEN, dari 
negara tetangga tersebut.
 
Jadi sangat BERANI menyatakan ke-DAULATAN Negara Indonesia.
Nah....sekarang bagaimana... .....hasil bumi, hutan-hutan, pulau-pulaunya, 
bank-bank dan juga rumah sakitnya.... .sudah jadi jarahan negara tetangga, kok? 
Mau berbuat apa lagi? Indonesia ini adalah "tambang emas" bagi negara tetangga.
 
Salam,
Yuli

Kirim email ke