Tapi kalau informasi tersebut ternyata cuma bohong dan fitnah belaka, itu 
adalah tindakan seorang Presiden yang sangat tidak bertanggung jawab.
SBY merasa memiliki hak prerogeratif untuk melakukan fitnah dan kebohongan 
tanpa dapat dituntut secara hukum.
Kalau sampai SBY dituntut karena "kejahatan" tersebut, SBY merasa pasti akan 
dibela oleh 60 % Rakyat Indonesia yang telah mendukung dia dalam Pilpres 8 Juli 
2009.
 
Yah begitulah keuntungan SBY memiliki pendukung yang fanatik dan militan di 
negri ini.
Hidup mati ikut SBY.
 
Salam,
 
Adyanto Aditomo

--- Pada Rab, 22/7/09, sohibmachmud <[email protected]> menulis:


Dari: sohibmachmud <[email protected]>
Judul: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: SBY... ADUH...KOK GINI?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 22 Juli, 2009, 2:23 AM


 



ini bukan soal dukung mendukung atau dapat apa2.
intinya ketika ada pejabat publik memberikan informasi kok malah ditanggapi 
negatif. padahal budaya pejabat publik itu bungkam seperti suharto, megawati.
mending kalau tanggapan itu sesuai dgn akal sehat.
jadi kalau mau ditanggapi : tanggapi saja boleh atau tidak presdien memberikan 
informasi thd suatu kasus.
kalau isi tanggapan nya tidak benar tunjukkan di mana tidak benarnya itu.

sohib

Kirim email ke