http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/07/23/15302237/Cari.Pembawa.Troli..Polisi.Kumpulkan.Florist.Ritz-Carlton
JAKARTA, KOMPAS.com Kepolisian Republik Indonesia mengumpulkan florist Hotel Ritz-Carlton untuk mencari keterangan tentang pembawa troli bertuliskan florist sesaat sebelum ledakan bom di hotel tersebut. Para florist ini dikumpulkan di Hotel Ritz-Carlton sejak Kamis (23/7) pagi. "Ya, sejak pagi saya dan teman-teman dikumpulkan di lokasi. Ditanya soal apa kabarnya, sudah lihat lagi belum, ada yang tahu tidak, apakah benar yang dilihat si ini," ujar salah satu florist, Andi Suhandi, saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (23/7). Menurut dia, polisi juga meminta para florist untuk memperagakan posisi terakhir mereka sebelum kejadian. Polisi juga mengambil sejumlah rekonstruksi itu. Namun, Andi mengaku tidak berada di tempat kejadian pada waktu bom meledak. Dia sedang berada di Bogor untuk pulang kampung. Rekaman CCTV di Hotel Ritz-Carlton menunjukkan, sekitar lima menit sebelum ledakan ada seseorang membawa tas di atas troli bertuliskan florist. Orang tersebut masuk melalui pintu yang biasa digunakan para karyawan. Di pintu ini tidak ada pemeriksaan seperti di jalur masuk para tamu di pintu depan. Terkait dengan itu, seorang florist bernama Ibrahim menghilang sejak peristiwa ledakan terjadi Jumat (17/7). Andi terakhir kali bertemu Ibrahim pada Rabu (15/7) di tempat kerjanya. Sementara itu, dihubungi terpisah, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna mengungkapkan, pengumpulan para florist ini bukanlah rekonstruksi. Polisi hanya mengumpulkan data untuk penyelidikan lebih lanjut.
