http://koran.kompas.com/read/xml/2009/07/24/03072524/kompas.meraih.mochtar.lubis.award



Jakarta, Kompas - Wartawan Kompas, Ahmad Arif dan C Wahyu Haryo PS, meraih 
penghargaan Mochtar Lubis Award 2009 untuk kategori penulisan feature dengan 
karya "Jejak Hitam di Jalan Sutra". Pemberian penghargaan berupa uang Rp 50 
juta dan piala diserahkan Kamis (23/7) malam.

Direktur Program Mochtar Lubis Award Ignatius Haryanto dalam sambutannya 
mengatakan, penghargaan tersebut diberikan dalam rangka meningkatkan kualitas 
karya para jurnalis di Indonesia. Pemberian penghargaan disertai kegiatan lain, 
seperti pendokumentasian karya finalis dan pemenang, serta kunjungan ke 
sejumlah kampus untuk menyebarkan buku kumpulan karya jurnalis.

Mochtar Lubis Award yang diberikan pada tahun kedua ini mendapat sambutan baik 
karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati karya-karya 
jurnalistik terbaik.

Penerima penghargaan

Selain wartawan Kompas, penghargaan juga diberikan untuk kategori liputan 
terkait pelayanan publik berjudul "Akal- akalan Biaya Admin Listrik" karya 
Nunuy Nurhayati, Philipus Parera, dan Yosep Suprayogi dari harian Republika.

Pemenang kategori foto jurnalistik jatuh kepada Boy T Harjanto dari harian 
Indopos. Adapun Alan Maulana dan rekan-rekannya memperoleh penghargaan kategori 
liputan mendalam bagi wartawan televisi dengan karya Skandal Limbah PMI yang 
disiarkan Astro Awani.

Untuk kategori liputan investigasi, pemenangnya Yuliawati dan rekan-rekannya 
dari majalah Tempo dengan tulisan "Panen Musim Gugur".

Penerima Fellowship 2009 adalah Widiyanto, Samiaji Bintang, dan Ronny Zakaria 
dengan proposal Tragedi Kematian di Panti Laras: Menyingkap Meninggalnya 
Ratusan Pasien Gangguan Jiwa di Panti Laras Jakarta.

Ignatius mengatakan, ajang itu diharapkan berkontribusi membangun dan mendorong 
lahirnya wartawan yang lebih unggul dalam menjalankan profesinya, semakin etis, 
dan memelihara idealisme tertentu di dalam industri media nantinya. (INE)

Kirim email ke