Bung Hendry Abert,
 
Soal ketidak berdayaan Aparat Keamanan kita macam apa, ya saya tidak tahu.
Saya hanya menduga - duga, mengapa SBY menyampaikan temuan intelijen ini ke 
masyarakat dan bukannya kepada Aparat Keamanan kita sehingga rencana tindak 
kejahatan dapat diatasi dengan baik.
 
Bahwa situasi keamanan kita selama 5 tahun terakhir sudah sangat membaik, ya 
itulah yang ada dalam benak masyarakat.
Tetapi tiba - tiba SBY bilang bahwa Teror Bom Bunuh Diri tersebut ada 
kemungkinan (SBY masih menduga - duga) ada kaitannya dengan Pilpres.
Selain itu juga diinformasikan bahwa ada foto SBY yang jadi sasaran latihan 
menembak oleh sekelompok Teroris di Indonesia. Para pengamat Politik bilang itu 
merupakan Foto Lama yang dibuat oleh KOMPAK dalam kasus kerusuhan di Poso.
Fotonya juga dibuat di Poso pada tahun 2004 saat SBY masih jadi Menko Polhukam 
pada kabinet Megawati.
Tetapi SBY bilang itu foto baru yang dibuat pada th. 2009 dan dibuat di 
Kalimantan Timur.
Waduh, kok anggota DPR dan Para Pengamat Politik sampai gak tahu kalau ada 
Gerombolan Teroris yang bermarkas dan berlatih di Kalimantan Timur???
Itu gerombolan apa? Kelompok siapa??? Tujuannya mau memberontak, atau sekedar 
perlawanan yang bernuansa SARA seperti di Poso atau Teroris Bom asuhan Nordin M 
Top???
Kalau memang sudah tertangkap, penanganannya sudah sampai dimana???
Mengapa SBY sampai begitu emosional dalam mengungkapkan hal ini???
 
Ditambah lagi informasi dari SBY bahwa dalam rangka Pilpres, saingan SBY akan 
menduduki KPU, mencegah SBY dilantik dan merencanakan akan membuat Indonesia 
menjadi Iran Kedua.
Lha dalam kasus ini, peran Aparat Keamanan kita ada dimana???
 
Kalau memang semua sudah ditangani oleh Aparat Keamanan kita, ya SBY tinggal 
bilang bahwa semua itu sudah ditangani oleh Aparat Kemanan kita, maka rakyat 
tidak perlu resah sehingga tidak ada potensi antar pendukung Capres "saling 
mewaspadai" lawan poltiknya.
 
Dengan penjelasan SBY tersebut justru mengesankan bahwa Aparat Keamanan kita, 
termasuk BIN telah kecolongan dan tidak berdaya menghadapi semua kekacauan ini.
SBY lah yang paling tahu bagaimana kondisi keamanan kita.
 
Salam,
 
Adyanto Aditomo
 

--- Pada Rab, 22/7/09, Hendry Abert <[email protected]> menulis:


Dari: Hendry Abert <[email protected]>
Judul: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] SBY... ADUH...KOK GINI?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 22 Juli, 2009, 3:32 PM


 



Lha ketidakberdayaan yg bagaimana?, kita tau lima tahun ini, negeri ini
lebih aman dibanding jaman sebelum pemerintah SBY, lalu pasti anda mau
bilang lagi aparat belum bisa menangkap Nordin M Top,bagaimanapun kita mesti
mengapresiasi prestasi Aparat keamanan yang telah menangkap para teroris
kecuali M Top dan dalam lima tahun ini para teroris sulit bergerak dalam
meledakan bomnya. bahkan AS saja sbg adidaya sulit untuk menangkap Osama,
jadi kita tidak perlu meremehkan kinerja Aparat dalam menangkap teroris.
Salam Hendry Abert

Kirim email ke