ide yang menarik...tinggal kita tunggu aja berapa "biaya" yg harus dikeluarkan 
masyarakat...ngga pake microchip aja bisa sampe 300.000-500.000...

bisa ngga ya buat program pelayanan masyarakat tanpa sogok sana sini? apa perlu 
buat pegawai dengan microchip anti korupsi dan suap di otaknya?


salam

Rian



________________________________
From: Agus Hamonangan <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Friday, July 24, 2009 11:00:25 AM
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Marak Pemalsuan, DKI Rancang KTP "Microchip"

  
http://www.kompas. com/read/ xml/2009/ 07/24/10414042/ marak.pemalsuan. 
dki.rancang. ktp.microchip

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah merancang sebuah 
bentuk kartu tanda penduduk (KTP) yang dilengkapi dengan microchip agar sukar 
dipalsukan. Hal ini merupakan tindak lanjut dari ditemukannya lebih dari 80.000 
KTP palsu di Jakarta, sepanjang tahun 2008 lalu.

"Jadi dengan microchip tersebut, data pemilik akan tersimpan dalam database 
sehingga sangat kecil kemungkinan bisa dipalsukan atau digandakan," kata 
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) DKI Jakarta Muhayat, kemarin.

Penerbitan KTP dengan microchip tersebut sepertinya tinggal menunggu waktu, 
sebab saat ini Pemprov DKI dan Departemen Dalam negeri (Depdagri) telah 
melakukan perundingan. "Rancangan ini tinggal menunggu persetujuan dari 
Depdagri. Mudah-mudahan bisa segera diterapkan di daerah-daerah, " harapnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, Pemprov DKI tidak hanya 
akan melakukan sweeping KTP, tetapi juga akan membuat desain KTP yang tidak 
dapat dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab.

GLO 


   


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke