Bung Sohibmachmud, He he he he he ide anda memang cemerlang. Tapi sayangnya persoalannya tidak sesederhana itu. Kalau untuk kasus Politik, pasti gak ada yang mau untuk mengorbankan nyawanya sendiri demi untuk memenangkan perjuangan politiknya. Tapi Politik bisa mengorbankan nyawa orang lain agar tujuan politiknya tercapai. Dan itu sudah biasa terjadi di dunia ini. Maka itu saat SBY bilang bahwa aksi Bom Bunuh Diri ini ada kaitannya dengan Pilpres 2009, semua pihak terheran - heran, sejak kapan ada orang yang rela bunuh diri sekedar untuk memperjuangkan partainya agar menag Pilpres??? Gak ada lah ceritanya itu. Tapi kalau untuk membunuh koruptor yang tak tersentuh hukum, mungkin ada yang bersedia mati untuk melaksanakannya (ini masih mungkin lho ya). Alasannya cukup kuat: Demi untuk kemajuan bangsa dan negara. Cuma kan sekarang koruptor kakap yang tidak bisa diproses secara hukum pada kabur keluar negri, jadi susah ngebomnya. Salam, Adyanto Aditomo
--- Pada Rab, 22/7/09, sohibmachmud <[email protected]> menulis: Dari: sohibmachmud <[email protected]> Judul: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Saya Memberi Nilai Sembilan Terhadap Pernyataan Presiden SBY Kepada: [email protected] Tanggal: Rabu, 22 Juli, 2009, 3:12 PM bagaimana kalau politikus memberi order kepada jaringan yg punya hobby ngebom, punya kemampuan merakit bom, mempunyai eksekutor yg mau mati karena indoktrinasi. dua2nya untung. pemberi order tangannya bersih. yg menerima order untung, duit dapat, tujuan tercapai. ini juga asumsi pribadi. sohib
