http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/08/09/17253378/alasan.untuk.meragukan.jenazah.itu.noordin



JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat intelijen, Dinno Cressbon, meragukan jenazah 
yang berada di dalam ruang forensik Rumah Sakit Polri Dr Sukanto, Kramat Jati, 
Jakarta Timur, adalah jenazah gembong teroris kelas kakap Noordin M Top. 
"Analisa saya meragukan bahwa orang tersebut Noordin (M Top)," kata Dinno saat 
dihubungi wartawan lewat telepon, Jakarta, Minggu (9/8) sore.

Keraguan tersebut, diakui Dinno, bukanlah tanpa alasan karena, menurutnya, ciri 
lokasi tempat persembunyian orang yang mengaku Noordin M Top tersebut sangat 
berbeda dengan lokasi tempat persembunyian Noordin M Top sebelumnya.

"Pertama, lokasi persembunyiannya dikelilingi bukit yang sulit kabur, berbeda 
dengan 9 lokasi sebelumnya yang dekat dengan akses jalan dan laut. Jarang 
sekali Noordin mencari lokasi seperti di Temanggung," ujarnya.

Lantas bagaimana dengan pengakuan orang tersebut yang mengaku sebagai Noordin M 
Top saat ditanya aparat kepolisian? Dinno menjawab, "Kesaksian orang itu adalah 
bernama Noordin itu tidak cukup," katanya.

Tim Polisi Antiteror, Jumat (7/8) malam hingga Sabtu (8/8) pagi, mengepung 
sebuah rumah yang berada di Dusun Beji, Desa Beji, Kecamatan Kedu, Kabupaten 
Temanggung, Jawa Tengah, yang berakhir dengan tewasnya seorang yang diduga 
merupakan gembong teroris Noordin M Top.

Dalam pengepungan yang disertai aksi baku tembak tersebut, aparat sempat 
menanyakan perihal identitas orang yang berada di dalam rumah, yang kemudian 
disambut dengan teriakan Noordin M Top. Hingga saat ini Mabes Polri belum dapat 
memastikan jenazah tersebut adalah Noordin M Top.

Kirim email ke