Yth. Bapak Bagus Konstituante dan Bapak Dianpci_S7

Mohon maaf, terjadi error memberi tanggapan milis Pelayanan Prima, seharusnya 
ditujukan kepada Bapak Dianpci_S7 tetapi dialamatkan kepada Bapak Bagus 
Konstituante.

Sekali lagi mohon maaf atas kesalahan itu.


Salam hormat,


Agung_Sayuta


----- Original Message ----
From: Agung_Sayuta <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Saturday, November 10, 2007 5:23:06 PM
Subject: [Forum Prima] Re: Pelayanan Prima

Yth. Bapak Bagus Konstituante dan Para Miliser Forum Prima

Menarik untuk dikomentari milis Bapak Bagus Konstituante mengenai 
kendala yang dihadapi KPPN Prima terutama terhadap produk akhir KPPN 
yaitu Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP).

Memang pelayanan prima pada beberapa KPPN Percontohan belum 
merupakan titik akhir tetapi titik terang untuk memulai melakukan 
perubahan.

Dalam beberapa kesempatan Pimpinan DJPB mewacanakan bahwa dengan 
adanya KPPN Percontohan maka KPPN lain agar dapat mencontohnya. 
Terbersit dalam hati suatu tanda tanya, apanya yang dicontoh???? ? 
Dalam hati juga menjawab, oh.... mungkin pelayanan "One Stop 
Service", oh.... mungkin percepatan penerbitan SP2D, oh.... mungkin 
tidak lagi melakukan konseling dengan Satker di ruang kerja, oh.... 
mungkinkah besaran remunerasi. Saya yakin seyakin-yakinnya pasti 
bukan hanya itu yang menjadi gagasan Pimpinan DJPB.

Membangun KPPN Percontohan tentu tidak semudah membalik tangan. 
Karena sesuai amanat UU harus ada suatu kerja yang baik juga dari 
pada Satker selaku Kuasa "Cheif Operational Officer (COO)" yang 
lebih dikenal dengan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Sekedar berbagi pengalaman. Kami adalah KPPN Bukan Percontohan, 
tetapi jalan menuju pelayanan prima telah kami rintis dengan kiat 
bahwa tujuan kami melakukan pelayanan terbaik bagi Pemangku 
Kepentingan. Pengalaman yang kami rintis:
1. Membangun komitmen dengan seluruh pegawai bahwa kita wajib 
melaksanakan pelayanan terbaik.
2. Sejak bulan Januari 2007 mewajibkan Satker untuk melengkapi arsip 
data komputer (ADK) atas semua SPM yang diajukan. Dalam 
pelaksanaannya, ADK untuk belanja pegawai (termasuk gaji) mulai 
terrealisir sejak bulan Februari 2007, sedang atas SPMKP dari 2 KPP 
(tidak termasuk KPPBB) sampai saat ini masih manual. Menurut rencana 
dalam waktu dekat akan dilatih pengoperasionalan aplikasi SPM-nya, 
sebagaimana telah dilakukan kepada Satker.
3. Sejak bulan Maret 2007, database (DB) KPPN dipelihara dengan 
melakukan rekonsiliasi internal antara Sie Vera dengan Sie Perbend 
dan Sie Bendum, setiap akhir hari kerja.
4. Sejak bulan Juni 2007 melakukan uji coba pelayanan prima ala KPPN 
Bukan Percontohan, dan atas permintaan Satker sampai saat ini masih 
berlanjut. Dalam uji coba, temui hambatan-hambatan antara lain:
(a)peralatan komputer dan printer yang belum menunjang percepatan 
penerbitan SP2D, sudah dapat diatasi.
(b)Pola pikir pegawai yang masih melakukan 
kewenangan "ordonnanteur" , sudah dilakukan pembinaan kepada seluruh 
pegawai melalui sarana "Gugus Kendali Mutu (GKM)".

Dengan pembuatan ADK yang baik yaitu sesuai dengan ketentuan, DB 
KPPN terpelihara yaitu dengan rekonsiliasi internal, dan perubahan 
pola pikir pegawai sesuai amanat UU atau peraturan lainnya, maka 
harapannya, LKPP yang disusun bukan menjadi penyumbang "disclaimer" .

Mohon maaf Bapak Bagus Konstituante, itu hanyalah pengalaman dan 
kami yakin masih banyak lagi yang harus dibenahi antara lain 
penertiban rekening. Semoga ada manfaatnya.

Hormat kami,

Agung_Sayuta




__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke