--- In [email protected], Hari Ribowo <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> sebuah tulisan yang bagus dan amat lengkap.. 
> patut dijadikan dokumentasi yang amat berharga
> bagi temen temen yang tidak sempat melihat sendiri
> betapa hancur nya ACEH pada saat itu..
> 
>  
> ----- Original Message ----
> From: suba sita <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Wednesday, December 26, 2007 1:34:32 PM
> Subject: [forum prima] tiga tahun tsunami Aceh sebuah memori
> 
> 
> 
> Bbrp kilometer dari bandara, aroma menyengat mulai
> tercium. Kami melewati kuburan masal yg memang belum
> di tutup dan baru mulai digunakan. Hari2 berikutnya
> kub masal td akan di isi dg jenazah2 yg lainnya.
> Beberapa ratus meter dr tempat itu, dibawah tenda2 dg
> penerangan temaram terbujur ratusan jenazah yg umumnya
> telah rusak, yg esok harinya  akan dimakamkan secara
> masal. Rasanya tak percaya, namun keniscayaan ada di
> depan kita. Sepanjang perjalanan, terlihat jenazah2
> rusak berbalut lumpur hitam. Mereka teronggok di tepi
> jalan. Banyak orang lalu lalang dg tatapan mata
> kosong. Melihat sejenak jenazah2 bisu untuk memastikan
> apakah familinya atau bukan. Tentara mulai bekerja
> membuka akses jalan2 utama (karena relawan belum pd
> datang dan sampai di BA) yg dipenuhi bangkai2 mobil,
> rongsokan rumah, pohon2 tumbang, kapal2 kayu dan apa
> saja.


Saya bersyukur bahwa saya tidak harus melihat dengan mata kepala 
sendiri, apalagi mengalami kejadian yang mengerikan tersebut.
Karena hal itu pasti akan menjadi traumatik tersendiri buat saya.

>From Raha that will be moving to kendari...soon.
HaBeWe.
Nb: lagi bingung....masuk Kendari 2004, 2006 diangkat (untuk kemudian 
dicabut kembali) sebagai korpel di Raha. Tahun 2008 harus start lagi 
di Kendari for at least three years. Tujuh tahun di Sulawesi 
Tenggara... itu pasti.
There must be a reason behind this. I wish God has a mercy to prepare 
the best for me. Wish me luck guys.......



Kirim email ke