Dear milisser... hari ini, rasanya hari pertama bekerja di tahun 2008 ini yah ?
semalam, saya baru balik dari liburan akhir tahun yang malah bikin agak pening di perjalanan... cuaca nggak begitu bagus, berakibat banjir mengelilingi pulau jawa... alhasil, jalur kereta api Surabaya-Jakarta via Bojonegoro dan Cepu putus, jadi kereta harus muter lewat Jombang, solo dst, terus naik ke arah semarang... untungnya saya ndak naik kereta, yang pastinya butuh waktu lebih lama dari biasanya... iseng-iseng, sambil nungguin bus.. saya buka kembali majalah Tempo edisi Akhir Tahun 2007 ini kali ini Tempo memilih 7 orang Tokoh, yang pantas disebut sebagai Tokoh Penegak Hukum Tahun ini... Tempo menyatakan : tahun 2007 ini adalah tahunnya Departemen Keuangan betapa tidak, dari 7 orang tokoh, 3 orang diantaranya pejabat Depkeu siapa saja ? 1. Amien Sunaryadi (Wakil Ketua/ Anggota KPK periode 2003-2007) 2. Darmin Nasution (Dirjen Pajak) 3. Johny Setiawan Mundung (Wakil Direktur Eksekutif Walhi Riau) 4. Brigjend. Sutjiptadi (Kapolda Riau) 5. Anwar Suprijadi (Dirjen Bea Cukai) 6. Agung Kuswandono (Kepala KPU-BC Tanjung Priok) 7. Andi Samsan Nganro (Hakim PT Sumatera Utara) masing-masing dipilih karena dianggap 'lebih' dalam penegakan hukum. Pak Amien misalnya, walau gagal dan tidak dpilih oleh DPR untuk menjadi 'komandan' di KPK untuk periode 2008 ke depan, lulusan DIV STAN tahun 1988 ini dianggap berhasil mengungkap beberapa kasus suap yang menggegerkan, termasuk suap KPu terhadap BPK. Sedangkan pak Darmin, sebagai Dirjen Pajak dianggap berhasil membersihkan 'sarang penyamun' di Kantor Pajak dengan metode Mutasi dan Promosi-nyan serta mengungkap kasus pajak besar, seperti Astra Agri Pak Johny dan Pak Tjip, keduanya bak striker dalam mengatasi pembalakan liar yang menggurita di Propinsi Riau, bahkan sempat 'berseteru' dengan Menhut, MS. Kaban. Pak Anwar, berhasil mengubah wajah Bea-Cukai yang dulu katanya seram, dan mudah 'bermain' kini menjadi lebih bersih dengan mencabut semua pegawai yang dulunya 'mangkal' di Tanjung Priuk, dan diganti dengan orang-orang baru. Mengganti 1200 orang muka lama dengan 800 pegawai hasil seleksi (dari 400 peserta seleksi) Pak Agung, mengungkap masalah penyelundupan besar, serta berani menyita 12 Helikopter milik perusahaan Pak Wapres gara-gara ndak bayar bea Serta terakhir, Pak Andi yang dianggap membuat gebrakan dengan berani menghukum sejawatnya sesama hakim karena terbukti memeras. Membaca laporan Akhir Tahun Tempo, saya bangga... karena berarti lebih dari 50% (Pak Amien saya anggap orang dalam, karena beliau pernah di BPKP dan juga jadi Asdos di STAN) orang kita, menjadi ujung tombak penegakan hukum di bidang masing-masing, dan bisa dianggap pencapaian yang 'wow' tapi, beberapa menit kemudian saya kok jadi bertanya... kira-kira sebenarnya prestasi apa yang Ditjen PBN raih, di tahun 2007 kemarin ? KPPN-P ? dengan pelayanan yang masih bikin Satker geleng-geleng kepala gara-gara ndak percaya kalo' KPPN sudah tidak menerima imbalan apapun ? karena sebelumnya, sekian lama 'biasanya' ngasih 'amplop' di balik 'map' ? ataukah ada yang lain ? MPN-Prima misalnya ? atau ... mari kita berdiskusi, apa yang sudah kita raih ... dan apa pula yang masih menjadi PR besar buat kita ? - Sent from my JamurBerry(r) non-wireless device jamur_kuping h4nafi [at] depkeu.go.id ym : h4nafi ---- This e-mail may contain trade secrets or privileged, undisclosed, or otherwise confidential information. If you have received this e-mail in error, you are hereby notified that any review, copying, or distribution of it is strictly prohibited. Please inform us immediately and destroy the original transmittal. Thank you for your cooperation.
