Kalau cuma lulusan STAN-Prodip yang dianggap pelopor reformasi
birokrasi di seluruh jajaran departemen keuangan ini bukti kegagalan
sistem pendidikan kita yang amburadul. Tidak mencerdaskan kehidupan
bangsa. Departemen Keuangan bisa diganti namanya jadi Departemen
Keuangan dan Pendidikan Nasional. Saya sih nggak bangga tapi saya
yakin Indonesia akan lebih makmur jadi semua pendidikan akan seperti
STAN-Prodip cerdas dan mumpuni.link and match. Saya mengartikan
jaringan yang dapat dipakai seluruh birokrasi, termasuk pemdanya.

--- In [email protected], "carlin_prince"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> --- In [email protected], "Nanang Arifin" <shadowarifin@>
> wrote:
> 
>  wah mas hanafi berarti pendapat mas yang dulu kalo Stan (koreksi jika
>  salah) hanya menghasilkan sampah gak sepenuhnya benar.....tapi saya
> juga setuju dengan adanya reward media seperti ini bisa bikin orang
> lain tahu masih banyak 'pendekar hukum" yang mau menegakkan hukum di
>  instansinya masing2.
> 
> 
> Kalau menurut saya sendiri lulusan STAN-Prodip adalah pelopor
> reformasi birokrasi di seluruh jajaran Departemen Keuangan. Lulusan
> STAN-Prodip sendiri sudah banyak memberikan bukti dengan mengubah
> paradigmanynya tentang pelayanan. Anda mungkin bisa lihat dimanapun
> saja di Depertemen Keuangan bahwa bekerja secara benar dan jujur telah
> dilakukan oleh lulusan-lulusan STAN-Prodip.
> 
> Sementara kalau masih ada eselon-I yang menganggap lulusan STAN-Prodip
> adalah sampah, itu berarti ada yang tidak waras dari sistem
> kelembagaan tersebut. Mungkin memang ada yang eror dengan pembinaan
> pegawai di Instansi tersebut. Yang perlu digugat bukanlah
> STAN-Prodipnya, karena lulusan STAN-Prodip sudah bekerja mengikuti
> aturan main yang ada.Sementara yang perlu diperbaiki oknum-oknum yang
> mengelolanya, dalam hal ini menurut saya yang paling bertanggung jawab
> adalah kepegawaian. Mereka yang perlu diregenerasi. Karena pada
> dasarnya mereka juga tidak mau mengikuti prosedur yang harus dilewati.
> Sebagai contoh ada oknum kepegawaian yang sampai sekarangpun tak
> pernah dimutasi lebih jauh dari Bogor. Bagaimana ia berbicara tentang
> KINERJA dan LOYALITAS jika jam terbangnya dalam mengikuti sistem
> adalah jam terbang anak bau kencur.
> 
> Salam reformasi Birokrasi !!!!
>


Kirim email ke