Pak Hari,

Untuk pak Bulus, saya ingin menegaskan kembali (lihat dalam tulisan saya 
sebelumnya) bahwa SPAN adalah bagian dari proyek GFMRAP dan kegiatannya 
dibiayai melalui beberapa sumber, termasuk pinjaman Bank Dunia dan dana 
pendamping dari pemerintah kita (GOI).
 
Saya tidak sependapat dengan kesimpulan pak Bulus bahwa "kita benar-benar belum 
merdeka.." karena menurut saya sebenarnya kita masih punya pilihan untuk 
membatasi, atau bahkan mungkin membatalkan sebagian atau semua rencana pinjaman 
kepada Bank Dunia.  Hal tersebut mungkin mirip ketika kita memutuskan untuk 
mempercepat pelunasan utang kita kepada IMF beberapa tahun lalu.  Menurut saya 
kesimpulan pak Bulus terlalu berlebihan (bombastis), atau menurut istilah pak 
Bulus sendiri "ngawur".

Mengenai komentar pak Hanafi bahwa SPAN mirip sebuah proyek yang sia-sia, saya 
ingin berkomentar bahwa "proyek" SPAN saat ini masih sedang berjalan (belum 
berakhir) sehingga, menurut saya, kita belum bisa menyimpulkan bahwa SPAN 
adalah proyek yang sia-sia.  Kecuali kalau pak Hanafi ingin mengatakan bahwa ia 
yakin SPAN akan mengalami nasib yang sama dengan proyek Orafin Bakun yang 
(memang terbukti) sia-sia, itu adalah hak pak Hanafi untuk meyakini atau tidak 
meyakini sesuatu.

Mengenai pernyataan pak Hanafi bahwa hasil kerja sub-tim SPAN adalah "nothing", 
saya lebih suka menggunakan istilah "tidak memuaskan".   Saya percaya bahwa 
sub-tim SPAN mempunyai kontribusi terhadap proses penyusunan dan penyelesaian 
bidding document dan sejumlah dokumen SPAN lainnya yang telah dihasilkannya.  
Artinya, hasil kerja sub-tim SPAN bukanlah "nothing".  

Tetapi pak Hanafi memang benar kalau ia mengatakan bahwa banyak anggota sub-tim 
SPAN (termasuk saya yang bulan Oktober 2007 lalu menerima SK keanggotaan SPAN 
saya) yang merasa tidak/belum menghasilkan apa-apa (nothing) tetapi menerima 
honor bulanan.  Saya kira pak Hanafi bergabung dengan SPAN sebelum saya 
bergabung dengan SPAN. 

Mengenai intervensi Bank Dunia dalam perencanaan lelang pengadaan barang, terus 
terang, saya hampir tidak tahu sama sekali karena saya tidak termasuk anggota 
sub-tim pengadaan barang SPAN.  Setahu saya, sejumlah barang komputer (termasuk 
server) memang harga penawarannya sangat/terlalu tinggi terutama bila 
dibandingkan dengan harga barang tersebut (dengan spec yang sama) di pasar 
domestik.  Di antara teman kita bahkan ada yang menyampaikan rasa 
kekhawatirannya apabila perbedaan harga tersebut suatu saat nanti menjadi 
sasaran pemeriksaan Itjen atau lembaga pemeriksa keuangan lainnya.

Kepada teman-teman milis lainnya, seandainya berminat untuk memberikan komentar 
atau tanggapannya terhadap tulisan saya, saya akan sangat senang dan 
berterimakasih sekali apabila teman-teman dapat menyampaikan alternatif solusi 
terhadap permasalahan pengembangan SPAN yang telah saya sampaikan dalam tulisan 
saya sebelumnya.  

Saya sependapat dengan beberapa teman yang pernah mengatakan dalam milis ini 
bahwa sebaiknya kita tidak terlalu banyak membuang waktu untuk mempermasalahkan 
apa yang telah terjadi, tetapi marilah kita secara bersama mencari solusi 
terhadap sejumlah permasalahan yang memang telah terjadi tersebut.  Mari kita 
selesaikan permasalahan dengan melihat ke(pada tujuan di) depan.

Salam,
budisan        

----- Original Message ----
From: Hari Ribowo <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, February 22, 2008 2:10:31 PM
Subject: Re: [Forum Prima] Re: Sosialisasi SPAN ala Budisan

bagaimana tanggapan pak Budisan?

----- Original Message ----
From: yohan gaol <[EMAIL PROTECTED] com>
To: forum-prima@ yahoogroups. com
Sent: Friday, February 22, 2008 8:20:22 AM
Subject: Re: [Forum Prima] Re: Sosialisasi SPAN ala Budisan

saya hanya menambahkan. ..
Dua tulisan yang sangat bagus yang mungkin akan mebuka cakrawala berpikir kita 
yang masih lama mengabdi di DJPBN tercinta ini...
Saya jadi teringat waktu ada surat dari pusat untuk bahan rapimtas...
"Apa yang anda ketahui tentang SPAN???????"
"Kapan Sebaiknya SPAN dilaksanakan? ???
akhirnya saya mencoba menanyakan kepusat apa itu SPAN karena rata-rata orang di 
Kanwil belum mengetahui tentang SPAN dan saya teringat akan GMRAF sehingga saya 
buka situs tersebut tetapi saya jga masih belum menemukan apa itu sebenarnya 
SPAN ..
Dengan penjelasan pak BUDISAN bahwa ini merupakan proyek yang dibiayai dari 
bantuan Bank Dunia dan dengan penjelasan pak hanafi bahwa kita masih didikte 
oleh Bank Dunia dalam hal segalanya..
Berarti kita benar-benar belum merdeka..
jadi ngawur yach
Makasih pak Budisan atas penjelasanya. ..

h4nafi <[EMAIL PROTECTED] go.id> wrote: saya hanya mau komentar, 
SPAN ini mirip dengan proyek sia-sia yang dibiayai anak-anak dan
cucu-cucu saya nanti...
kenapa ?
saya pernah bergabung dalam salah satu sub-tim di SPAN
dan hasilnya ? nothing...

perencanaan lelang pengadaan barang yang terlalu banyak intervensi
dari World Bank telah membuat harga yang masuk dalam bidding document
bakalan melonjak drastis.
selain itu, untuk peralatan elektronik semacam komputer dan server,
berapa lama dia ber

Hentikan korupsi dana APBN dengan alasan apa pun.
Hentikan sekarang juga. 
Yahoo! Groups Links

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Never miss a thing. Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo. com/r/hs

[Non-text portions of this message have been removed]





      
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke