Pernah ga kita menyadari akan buruknya manajemen waktu di Kantor kita..?
Sehingga sebenarnya pekerjaan yang bisa dicicil sedari awal tahun, akan
selalu bertumpuk pada suatu periode waktu tertentu?
Aneh memang, kita sebagai sebuah *Learning Organiazation* atau organisasi
yang terus belajar, namun tak pernah belajar dari kesalahan ini.
Mungkin jika anda bekerja di kantor pusat, akan lebih sangat merasakan hal
ini.

Saya sendiri sangat mempertanyakan, apakah *ANGGARAN BERBASIS KINERJA *telah
diterapkan atau belum??
Sebuah sistem anggaran yang berbasis kinerja yang dimana anggaran disusun
berdasarkan output dan outcome apa yang ingin kita hasilkan di akhir tahun.
Namun yang terjadi adalah DIPA turun setiap awal tahun dengan dana yang
sudah *fixed* dan pernahkan anda memperhatikan...?
Jika berada di bawah sebuah kanwil yang sama... biasanya, DIPA-nya juga
sama. kecuali jika KPPN tersebut memiliki anggaran yang khusus, seperti
belanja modal untuk renovvasi kantor, dll.

Dimanakah Kinerja yang menjadi landasan penyusunan anggaran itu?

Oke, kita berangkat bukan dari sesuatu yang kita rencanakan dimana harusnya
pada setiap awal tahun, seorang kepala kantor telah siap dengan rencana yang
telah mereka susun untuk tahun berjalan. karena idealnya, ketika turun DIPA,
harusnya itu mencerminkan kinerja yang akan mereka peroleh pada akhir tahun
berikutnya. Tapi Tidak,DIPA sudah disusun tanpa adanya rencana yang matang.

Baiklah, sebagai seorang yang sangat susah untuk mengubah metode itu, kita
tidak bisa melakukan apa-apa...
Tapi berdasarkan input yang kita punya itu, seharusnya kita bisa lebih baik
lagi. dengan dana yang tersedia untuk kita itu, kita bisa merencanakan
kegiatan selama setahun. Misalkan ada dana Sosialisasi xxx sebanyal 100
juta. Kita harusnya bisa merencanakan, misalnya. saya akan melakukan
sosialisasi pada bulan Maret, Juli, Agustus dan November. dengan dana
masing-masing Rp.25 juta.

Tapi terkadang tidak bisa. Misalkan mau sosialisasi Aplikasi yang terbaru.
KPPN sendiri tidak tahu, kapan aplikasi tersebut akan diluncurkan dari
pusat.
Sehingga yang terjadi di kantor ini adalah selalu dadakan.
tidak pernah bisa direncanakan sedari awal.

Dan lebih parahnya lagi, misalkan sebuah kegiatan itu akan dilaksanakan
tanggak 14 Februari 2011, persiapan kegiatan baru akan mulai dipersiapkan
seminggu sebelumnya, undangan baru disebah pada H-1 atau bahkan pada hari
kegiatan yaitu 14 Februari pagi. Luar biasa bukan??
Bayangkan jika kita hendak menghelat sebuah pesta, dan kita baru mengirimkan
undangan H-1 atau pasa hari H.... terbayangkah anda, berapa tamu yang akan
menghadiri pesta kita tersebut?

Tapi tidak dengan kantor ini, semuanya tampak sangat terbiasa dengan itu.
Ketika tidak ada kerjaan, yang terjadi adalah menganggur jaya. tapi ketika
ada kerjaan, beban kerjanya menjadi terlalu tinggi, karena semuanya dituntut
serba cepat dan serba instan. Untuk masalah kualitasnya, bandingkan saja mie
instan dan masakan reguler, baik dari segi gizi maupun kandungannya.

Harusnya kita bisa memanajemen waktu kita di kantor ini. Jika kita sudah
tahu akan ada rencana kegiatan pada periode waktu tertentu. mulailah dicicil
persiapannya dari sekarang. Jangan seminggu sebelumnya, bahkan 2 minggu
sebelumnya juga itu cukup riskan.

DJPBN memiliki SDM yang jumlahnya begitu besar, yah, meskipun ga semuanya
bisa bekerja dengan baik, tapi paling tidak, kita harusnya bisa memanfaatkan
jumlah SDM tersebut.
Seorang dosen pernah berkata, jika anda diberikan sebuah jeruk. Jeruk
tersebut tidak akan memeras dirinya sendiri. tapi andalah yang harus memeras
sari-sari jeruk itu agar keluar. Jus yang anda terima tergantung dari
seberapa keras anda memeras jeruk tersebut. Peraslah dengan maksimal tanpa
harus merusak jeruk tersebut, karena nanti hasilnya akan pahit.

Kemampuan manajerial memang dibutuhkan dalam hal ini.
Tapi apalah saya, hanya sebuah pelaksana.
Mana bisa saya membuat perubahan.
Jadi saat ini cuma bisa ngemeng doang.
Sekedar luapan tentang betapa lelahnya dengan sistem kerja di kantor ini
yang menginginkan segalanya serba instan.

Mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kata yang kurang berkenan.

#*Waktu layaknya air yang mengalir, kita tak bisa mengubah arah dia
mengalir. namun selagi air itu mengalir, kita harusnya bisa memanfaatkan
aliran tersebut dengan sebaik-baiknya*#



-- 
--------------------------------
\( ' v ' )/

QQ-says....
Have a good day!!!!

Maen-maen ke blog QQ dong....
>> http://chronov.multiply.com <<
ato....
>> http://qnope.blogs.friendster.com/qnope <<

jangan lupa Add Facebook QQ yaaaaa....
>> [email protected] <<

Have fun yaaa......................
\(o' v 'o)/

Kirim email ke