Sebenarnya kejadian pemalsuan SPM sudah terjadi juga sewaktu ada perubahan sistem yang awalnya semua dokumen kontrak masih masuk ke KPPN diubah menjadi hanya ringkasan kontrak yang dilampirkan (karena kewenangan sudah berada di KPA). Pernah ada juga Bendahara Pengeluaran cerita kalau SPM yang diajukan belum dibuatkan dokumen tetapi hanya ringkasan kontrak saja, bahkan ketika sudah ada kontraknya barang juga tidak dibelikan. Sehingga peluang untuk memalsukan SPM oleh pihak luar dapat terjadi. Tapi waktu rekonsiliasi apakah Bendahara Pengeluaran tidak tahu ada pencairan ilegal? Dan hal itu juga sudah menjadi ranah dari Satker. Mudah-mudahan tidak terjadi pegawai DJPBN yang dihukum tapi tidak melakukan suatu kesalahan. Kebetulan saya sendiri dulu adalah pegawai KPPN dan Kanwil, sekarang sudah hijrah ke Pemda.
Pada tanggal 04/03/11, Triyono_Purwantoko <[email protected]> menulis: > Mas Karno teman seperjuangan di Palu..? > > setuju mas... > selain itu juga kasus ini bisa menjadi pertaruhan nama baik DJPB dan > Kementerian Keuangan atas reformasi birokrasi yang dijalankan.. > semoga qta dapat menyatukan tekad melakukan pembelaan optimal terhadap > kedua rekan qta ini.. > > > Salam > ANto > > NB: perhatikan opini dimedia masa seperti diarahkan (mem blow up) > kealpaan di kementerian keuangan. coba untuk kasus ini hal yg dikupas > terbatas pada keterlibatan dan sepak terjang kawan kita berdua kurang > berimbang mengangkat dari sisi PU nya. > > > On 04/03/2011, Gondrong Pamungkas <[email protected]> wrote: >> Setujuuuu mas.... kata2 anda sopan tp mengena banget.... >> Bukan hanya loyalitas kita kpd Institusi kita ini... >> tp juga loyalitas Para pemimpin kita terhadap komitmen mereka >> sendiri...Melayani kita.....??? >> >> --- On Thu, 3/3/11, Sukarno <[email protected]> wrote: >> >> From: Sukarno <[email protected]> >> Subject: [Forum Prima] Djpbn-ku Setelah Jkt-2 >> To: [email protected] >> Date: Thursday, March 3, 2011, 8:44 AM >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> penangkapan 2 peg KPPN Jakarta 2 segera membuat risau jajaran DJPBN. >> >> >> >> Quo vadis gerakan layanan prima KPPN jika kasus ini nantinya bermuara pada >> dijadikannya tersangka kedua pegawai hasil asessement tsb. apakah djpbn >> tidak akan pernah bisa menjamin keamanan dan keselamatan staf-nya yang >> nyata >> melakukan tugas negara dg baik? kita tunggu..mampukah ktr pusat djpbn >> melakukan reaksi atas tingkah penyidik yg tidak faham kppn dan pemisahan >> kewenangan? >> >> >> >> jika kantor pusat tidak dapat memenangkan pertarungan ini dan akan >> dizalimi, >> maka akan terjadi gerakan de-motivasi dan de-integritas seluruh pegawai >> djpbn.. karena ternyata menjalankan tugas dg baik dan jujur demi >> kepentingan negara saja koq ya.. bisa ditangkap. lebih lagi kantor >> pusatnya >> tidak mampu melakukan pembelaan dg gigih. >> >> >> >> olehkarenyanya.. tindakan ktr pusat djpbn saat ini, akan sgt mennetukan >> sikap, loyalitas dan kinerja seluruh peg djpbn dimasa yang akan datang. >> >> >> >> bapak2 di kantor pusat kami menunggu upaya kerasmu, karena lembaga ini >> kemana.. akan tergantung di tanganmu >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >

