Untuk hadapi penyebaran
Covid 19, Indonesia harus
berantas Malaria Tropika
type lain yaitu Mala Rindu
Tropi Kangen...................?

Op vr 2 jul. 2021 om 02:30 schreef Chan CT <[email protected]>:

> Hebat! Tiongkok Sukses Realisasi Bebas Malaria
> 2021-07-01 10:50:57
>
> <http://indonesian.cri.cn/20210701/e33dedab-2292-4b54-1518-e7ad4616d3da.html#>
> <http://indonesian.cri.cn/20210701/e33dedab-2292-4b54-1518-e7ad4616d3da.html#>
> <http://indonesian.cri.cn/20210701/e33dedab-2292-4b54-1518-e7ad4616d3da.html#>
> http://indonesian.cri.cn/20210701/e33dedab-2292-4b54-1518-e7ad4616d3da.html
>
> [image: Hebat! Tiongkok Sukses Realisasi Bebas Malaria_fororder_ruiping1]
>
> “Keajaiban luar biasa”, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam komunike
> pers kemarin (30/6) resmi mengumumkan bahwa Tiongkok secara resmi
> memperoleh sertifikasi bebas malaria. Dengan demikian Tiongkok menjadi
> negara pertama yang memperoleh sertifikat WHO tersebut di kawasan Pasifik
> Barat selama 30 tahun ini.
>
> Prestasi ini diperoleh melalui upaya susah payah. Pada 1940-an Tiongkok
> melaporkan 30 juta kasus penyakit malaria per tahun, tetapi sejak 2017
> angka ini menurun sampai nol hingga kini. Ini adalah hasil pembangunan
> sistem jaminan kesehatan seluruh rakyat dan hasil nyata  partai berkuasa
> Tiongkok yang selalu menomor-satukan keselamatan jiwa dan kesehatan
> rakyatnya.
>
> [image: Hebat! Tiongkok Sukses Realisasi Bebas Malaria_fororder_ruiping2]
>
> Tiongkok selalu berada  pada jajaran terdepan untuk melawan malaria.
> Sebagai negara paling banyak populasinya di dunia, Tiongkok bebas malaria
> tidak hanya memperlihatkan peningkatan level kesehatan tapi juga kemajuan
> HAM. Meyusul pengentasan kemiskinan mutlak, bebas malaria adalah kontribusi
> luar biasa Tiongkok lagi kepada kesehatan manusia serta HAM dunia.
>
> Pengobatan malaria dengan artemisinin yang ditemukan tim Tu Youyou,  ahli
> kedokteran tradisional yang juga pemenang hadiah Fisiologi dan Kedokteran
> Nobel telah menyelamatkan jutaan jiwa di negara-negara berkembang, dan obat
> itu kini direkomendasikan WHO sebagai obat nomor satu untuk penyakit
> malaria.
>
> Padahal, baik bebas malaria maupun kesuksesan penanggulangan wabah
> Covid-19 telah mengingatkan dunia internasional bahwa umat manusia adalah
> komunitas senasib. Solidaritas dan kerja sama adalah satu-satunya solusi
> tepat untuk menangani krisis kesehatan publik global.
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CC49B390AA10420988BF6BCEA6EBB679%40A10Live
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CC49B390AA10420988BF6BCEA6EBB679%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8tavixpf%2BWy7eUfvhdcj-hhL_z-iC_%3DBZ_H0wMVGuf9VwsGw%40mail.gmail.com.

Reply via email to