Laporan dari Beijing
Ribuan warga Beijing berbondong daki puncak Jingshan
 Minggu, 23 Januari 2022 05:46 WIB
 
Pemandangan Istana Kota Terlarang yang bersalju dari puncak perbukitan 
Jingshan, Beijing, China, Sabtu (22/1/2022). Beijing diguyur hujan salju dalam 
tiga hari berturut-turut yang merupakan hujan salju pertama pada tahun 2022. 
ANTARA/M. Irfan Ilmie

sebutan untuk Kota Terlarang) kalau dilihat dari sini
Beijing (ANTARA) - Ribuan warga Kota Beijing, China, berbondong-bondong mendaki 
puncak perbukitan Jingshan di tengah guyuran hujan salju, Sabtu (22/1).

Mereka ingin mencapai puncak agar bisa mengabadikan keindahan pemandangan 
Istana Kota Terlarang yang berselimutkan salju.

Hingga Sabtu sore pukul 16.00 waktu setempat (15.00 WIB), jumlah pengunjung 
Bukit Jingshan mencapai 4.953 orang sebagaimana data yang didapat ANTARA 
Beijing dari pengelola objek wisata yang berlokasi di sebelah selatan Istana 
Kota Terlarang itu.

Para wisatawan berebut tempat di spot utama di ketinggian 45 meter yang 
mengarah ke Istana Kota Terlarang tanpa menghiraukan guyuran hujan salju. Di 
puncak Jingshan terdapat beberapa bangunan kuno peninggalan Dinasti Ming yang 
berkuasa selama periode 1368 hingga 1644 Masehi.

Baca juga: Imlek di China, perayaan tanpa pesta

Para pengunjung memadati puncak bukit Jingshan, Beijing, China, Sabtu (22/1), 
saat turun salju. Dari puncak Jingshan inilah, pemandangan Kota Beijing dapat 
terlihat dengan jelas. ANTARA/M. Irfan Ilmie

"Indah sekali pemandangan Gugong (sebutan untuk Kota Terlarang) kalau dilihat 
dari sini," ucap seorang wisatawan perempuan begitu mendapatkan tempat yang 
ideal untuk mengambil gambar setelah berdesak-desakan dengan para wisatawan 
lainnya.

Tidak hanya Istana Kota Terlarang, pemandangan Kota Beijing yang berselimutkan 
salju juga tampak jelas dari puncak Jingshan itu.

Demikian pula dengan stupa putih Beihai di atas perbukitan juga sangat indah 
dipandang dari puncak Jingshan.

Baca juga: China akan buka kembali wisata Kota Terlarang

Oleh sebab itu, meskipun hujan salju terus mengguyur dengan suhu udara antara 
minus 4 hingga minus 8 derajat Celcius pada siang hingga sore dalam tiga hari 
terakhir sejak Kamis (20/1), warga Beijing terus berdatangan ke Jingshan.

Hujan salju di Beijing ini merupakan yang pertama pada 2022. Wilayah Ibu Kota 
itu diguyur hujan salju terakhir dengan intensitas tinggi pada 7 November 2021.

Masyarakat setempat menyambut suka cita hujan salju tersebut karena pada tahun 
ini Beijing akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin (Winter Olympic).

Penyelenggaraan Winter Olympic mulai 4 Februari mendatang dibayangi dengan 
merebaknya wabah COVID-19 varian Omicron di China, termasuk di Beijing. 

Baca juga: Lapangan Tiananmen dan Kota Terlarang ditutup untuk umum
  
Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Mulyo Sunyoto

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/F0953409D3C14F20B06C6311A4370743%40A10Live.

Reply via email to