http://nasional.kompas.com/read/2016/10/25/18390041/hendardi.kalau.hanya.salinan.dokumen.tpf.munir.di.internet.juga.banyak
Hendardi: Kalau Hanya Salinan Dokumen TPF
Munir, di Internet Juga Banyak
Selasa, 25 Oktober 2016 | 18:39 WIB
* <javascript:void(0);>
* <javascript:void(0);>
* <javascript:void(0);>
*
<http://nasional.kompas.com/read/2016/10/25/18390041/hendardi.kalau.hanya.salinan.dokumen.tpf.munir.di.internet.juga.banyak#komentar>
*
<http://nasional.kompas.com/read/2016/10/25/18390041/hendardi.kalau.hanya.salinan.dokumen.tpf.munir.di.internet.juga.banyak#>
176
Shares
KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO Direktur Eksekutif Setara Institute Hendardi
di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin
(14/9/2015).
Terkait
* Ketua MPR: Soal Data TPF Munir Tidak Usah Dipolitisasi
<http://nasional.kompas.com/read/2016/10/25/13142791/ketua.mpr.soal.data.tpf.munir.tidak.usah.dipolitisasi>
* Jelaskan Dokumen TPF Munir, SBY Akan Didampingi Para Mantan Pejabat
di Pemerintahannya
<http://nasional.kompas.com/read/2016/10/25/13395771/jelaskan.dokumen.tpf.munir.sby.akan.didampingi.para.mantan.pejabat.di.pemerintahannya>
* Pihak SBY Akan Kirim Salinan Dokumen TPF Munir untuk Ditindaklanjuti
Jokowi
<http://nasional.kompas.com/read/2016/10/25/15435861/pihak.sby.akan.kirim.salinan.dokumen.tpf.munir.untuk.ditindaklanjuti.jokowi>
* Cerita SBY Telusuri Dokumen TPF Pembunuhan Munir...
<http://nasional.kompas.com/read/2016/10/25/16242471/cerita.sby.telusuri.dokumen.tpf.pembunuhan.munir.>
* Mahasiswa Desak Jokowi Ungkap Dokumen TPF dan Dalang Pembunuhan
Munir
<http://nasional.kompas.com/read/2016/10/25/16574231/mahasiswa.desak.jokowi.ungkap.dokumen.tpf.dan.dalang.pembunuhan.munir>
* Mantan Anggota TPF Kasus Munir Nilai SBY Tidak Menjawab Persoalan
<http://nasional.kompas.com/read/2016/10/25/18141481/mantan.anggota.tpf.kasus.munir.nilai.sby.tidak.menjawab.persoalan>
*JAKARTA, KOMPAS.com* - Mantan anggota tim pencari fakta (TPF) kasus
kematian Munir, Hendardi, menilai Pemerintahan Joko Widodo
<http://nasional.kompas.com/tag/Jokowi>-Jusuf Kalla
<http://nasional.kompas.com/tag/Jusuf%20Kalla> harus berupaya mencari
dokumen kasus Munir di lembaga internal pemerintah sendiri.
Apalagi, presiden kelima RI Susilo Bambang Yudhoyono sudah menyatakan
bahwa dokumen itu diserahkan ke lima institusi saat ia menerimanya dari
anggota TPF pada 2005 lalu.
Hendardi mengatakan, SBY menerima enam eksemplar. Lima eksemplar
diserahkan ke Polri <http://nasional.kompas.com/tag/Polri>, Kejaksaan
Agung, Badan Intelijen Negara, Kementerian Hukum dan HAM dan Sekretariat
Kabinet.
"Maknanya, Jokowi memerintahkan Jaksa Agung untuk mencari dokumen itu
untuk mencari di internal lembaga negara, bukan mencari mengais di mana
mana," kata Hendardi saat ditemui /Kompas.com/ di Kantor Setara
Institute, Jakarta, Selasa (25/10/2016) sore.
Hendardi mengaku tidak setuju dengan usulan mantan anggota TPF untuk
menyerahkan salinan dokumen yang mereka punya kepada Jokowi.
Sebab, TPF saat ini sudah bubar dan tak punya kekuatan hukum. Sehingga
salinan dokumen yang diserahkan juga akan bersifat ilegal.
"Kalau hanya salinan dokumen, di internet juga sudah banyak tersebar,"
ujar Hendardi.
(Baca juga: Mantan Anggota TPF Kasus Munir Nilai SBY Tidak Menjawab
Persoalan
<http://nasional.kompas.com/read/xml/2016/10/25/18141481/mantan.anggota.tpf.kasus.munir.nilai.sby.tidak.menjawab.persoalan>)
Jika pemerintah tak juga menemukan dokumen itu di institusi lain, maka
Hendardi berpendapat bahwa komitmen Jokowi untuk menyelesaikan kasus
Munir bisa dipertanyakan.
"Orang bisa berasumsi pemerintah memang tidak mau membuka kasus ini,"
ucap dia.
Dokumen TPF Munir menjadi polemik setelah Komisi Informasi Publik
memenangkan gugatan Kontras dan meminta pemerintah untuk mengumumkan
dokumen itu.
Namun setelah dicek, dokumen tidak ada di Sekretariat Negara. (Baca
juga: Polemik Keberadaan Dokumen TPF Munir, Perkara Mudah yang Dibuat
Susah?
<http://nasional.kompas.com/read/xml/2016/10/25/09232201/polemik.keberadaan.dokumen.tpf.munir.perkara.mudah.yang.dibuat.susah.>)
Kompas TV Kemana Hilangnya Dokumen TPF Munir?
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
* Penyelesaian Kasus Munir
<http://lipsus.kompas.com/topikpilihanlist/4372/1/penyelesaian.kasus.munir>
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Bayu Galih
Apakah Anda ingin men-share artikel ini?