http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20161025175234-78-167903/kemiskinan-jadi-momok-sri-mulyani-janjikan-solusi-lewat-apbn/
 
http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20161025175234-78-167903/kemiskinan-jadi-momok-sri-mulyani-janjikan-solusi-lewat-apbn/

  
 Kemiskinan Jadi Momok, Sri Mulyani Janjikan Solusi Lewat APBN Yuliyanna Fauzi, 
CNN Indonesia
 Rabu, 26/10/2016 07:51 WIB
 
 Sebarkan:  
http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20161025175234-78-167903/kemiskinan-jadi-momok-sri-mulyani-janjikan-solusi-lewat-apbn/#
  
http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20161025175234-78-167903/kemiskinan-jadi-momok-sri-mulyani-janjikan-solusi-lewat-apbn/#
  
http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20161025175234-78-167903/kemiskinan-jadi-momok-sri-mulyani-janjikan-solusi-lewat-apbn/#
 
 Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui kemiskinan masih menjadi momok 
yang menghantui perekonomian Indonesia.(REUTERS/Beawiharta)
 
 Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan 
upaya pemerintah menggenjot pertumbuhan ekonomi tak akan melupakan komitmen 
untuk mengentaskan kemiskinan. Sebagai buktinya, alokasi dana desa dan anggaran 
untuk Program Keluarga Harapan (PKH) serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) 
ditingkatkan sejak tahun lalu. 

 "Pada belanja pemerintah, dana desa kami naikkan dari semula Rp20 triliun di 
tahun 2015 menjadi Rp47 triliun di tahun ini. Ini dampaknya signifikan dengan 
volume belanja itu sendiri," tutur Sri Mulyani di Bina Graha, Istana 
Kepresidenan, Selasa (25/10).

Ia mengakui, kemiskinan masih menjadi momok yang menghantui perekonomian 
Indonesia. Namun, dengan ditambahnya dana desa ia yakin akan mendorong 
pertumbuhan ekonomi, yang tujuan akhirnya menyasar pada perbaikan ekonomi 
masyarakat.

"Kalau kita belanja Rp2.000 triliun, namun belanjanya tidak strategis, itu akan 
habis. Tapi kalau digunakan untuk menyelesaikan kemiskinan, dampaknya lebih 
tahan lama," jelas Sri Mulyani.

Selain dana desa, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menggarisbawahi 
penerima bantuan PKH yang bertambah sebagai bentuk komitmen pemerintah 
memperbaiki ekonomi masyarakat kecil.

"Penerima bantuan iuran dari semula 88,2 juta orang meningkat menjadi 92,4 juta 
orang. Sementara jumlah penerima PKH naik dari 3,5 juta orang menjadi 6 juta 
orang," ujar Sri Mulyani.

Tak hanya itu, lanjutnya, pemerintah juga menaikkan alokasi KUR menjadi Rp100 
triliun sampai Rp120 triliun pada tahun ini untuk mendukung usaha masyarakat. 

"Kebijakan dari APBN lebih ditargetkan untuk menyelesaikan masalah kemiskinan 
dan investasi yang bisa meningkatkan PMTB (Pembentukan Modal Tetap Bruto) dan 
menunjang produktivitas jangka menengah dan panjang," tandasnya. (ags)

 

 

Kirim email ke