res :Kalau hancur bisa dibangun gedung baru yang lebih canggih lagi.

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/11/25/oh6zbu377-polisi-bom-rpw-akan-hancurkan-dpr-dan-mabes-polri

Friday, 25 November 2016, 16:50 WIB
Polisi: Bom RPW akan Hancurkan DPR dan Mabes Polri 
Rep: Mabruroh/ Red: Teguh Firmansyah
Republika/Agung Supriyanto 
 
Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Rikwanto.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Densus 88 menhamankan tersangka teroris RPW (24 
tahun) di Majalengka pada (23/11) lalu. RPW menerima pesanan membuat bahan 
peledak untuk meledakkan Mabes Polri dan beberapa gedung lainnya.

"Pada waktunya sasaran itu ditujukan kepada gedung-gedung DPR dan Mabes Polri, 
Mako Brimob, Kedubes Asing tertentu, stasiun tv tertentu, tempat ibadah dan 
kafe," ujar Karopenmas Kombes Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 
(25/11).

Menurut  anggota Densus 88 yang enggan disebutkan namanya,  ledakan tersebut 
akan dilakukan diakhir tahun, yakni Natal dan tahun baru.

Dia juga sedikit menjelaskan ihwal alasan lokasi yang menjadi sasaran ledakan 
tersebut. Karena gedung-gedung itu merupakan simbol dari demokrasi dan kelompok 
radikal menolak tentang demokrasi di Indonesia.

"Mengapa targetnya gedung DPR? Karena gedung DPR, MPR, simbol demokrasi, kenapa 
sasarannya Mabes Polri dan Mako Brimob? Karena penegakkan hukum adalah bagian 
dari demokrasi dan dia sangat anti demokrasi. Kelompok radikal sangat anti 
demokrasi," ujar dia yang menggunakan kemeja putih.

Terakhir dia juga menambahkan bahwa upaya pengeboman ini hanyalah rencana 
jangka pendek para kelompok teroris. Karena masih ada rencana jangka panjang 
yang sudah mereka siapkan yakni mendirikan negara Daulah atau negara khilafah.

Persiapannya kata dia yakni dengan merekrut anak-anak muda yang cerdas dan 
pintar ilmu eksak. Salah satunya adalah RPW yang bermula dari kesukaannya 
dengan bahan-bahan kimia dan suka mencoba hingga terekrut Bahrun Naim dan 
dikirimkan buku cara-cara membuat bom dari negara Timur Tengah itu. 

"Itu yang harus dicermati. Harus kita waspadai karena kelompok ini sedang 
menyusun kekuatan, salah satu contoh barang-barang ini (bahan peledak) sebagai 
persiapan mereka," ujar dia.

Seperti diketahui RPW diamankan di rumahnya di Majalengka pada (23/11) lalu. 
RPW memiliki laboratorium untuk membuat bahan-bahan ledakan. 

Kirim email ke