Serangan balik buat Jokowi & Luhut? Begitu pertanyaan yangmenghangat di meja kopi semalam. Masih terlalu pagi untuk menjawabnya. Tapi harus diakui ini langkah kuda yang tidak biasa.
Menarik. Setelah Jokowi terkesan mengorbankan Ahok, disusul blusukannya ke markas-markas tentara, muncul langkah senyeleneh ini dari partai pendukung Ahok. Bagi Golkar melangkah asal-asalan itu biasa. Jadi menarik ketika langkah ngasal itu memerlukan restu pihak luar, dalam hal ini ketua umum partai pengusung Ahok. Sekilas info, keputusan mengembalikan Setya Novanto sebagaiKetua DPR merupakan hasil rapat pleno DPP Golkar pada tanggal 17 November 2016. Tiga hari kemudian, Setya Novantomenghadap Megawati. Sehari setelah itu berembuslah rencana mendongkel Ade Komarudin dari kursi Ketua DPR. Temui Megawati, Setya Novanto Tegaskan Komitmen Dukung Ahok | | Temui Megawati, Setya Novanto Tegaskan ... | | - Setya NovantoKembali Jadi Ketua DPR, Ini Kata Sudirman Said JUM'AT, 25 November2016 | 23:02 WIB TEMPO.CO, Depok - Mantan Menteri Energi dan Sumber DayaMineral Sudirman Said mengatakan perlu mendengar hati nurani dalammempertimbangkan kembali Ketua Partai Golkar Setya Novanto menduduki posisiKetua DPR. Sebelumnya, Novanto mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR karena didugaterlibat kasus yang terkenal dengan sebutan Papa Minta Saham. "Hukum masih belum sempurna, karena itu masih bisa dijungkirbalikan,"kata Sudirman, menanggapi keputusan Golkar mengajukan kembali Novanto sebagaiKetua DPR. Dalam kasus pengangkatan kembali Setya, mesti mempertimbangkan etika. Menurutnya,etika yang bicara adalah hati nurani. "Kau boleh jungkir balikan hukum.Tapi, rakyat tahu apa perbuatan mu," ujarnya. "Lebih baik kitamendengarkan nurani." Kasus Papa Minta Saham mencuatsetelah Sudirman melaporkan Novanto mencatut nama Presiden Joko Widodo danWakil Presiden Jusuf Kalla untuk mendapatkan saham PT Freeport Indonesia. Sudirman melaporkan perbuatan Setya ke Badan Kehormatan DPR, buntutnya mencopotjabatan Ketua DPR Setya pada Desember 2015. IMAM HAMDI
