res : Belum lama berselang terjadi kecelakaan Helicopter TNI di Kalimantan, 
sekarang  pesawat terbang Polri. Jenis pesawat terbang yang jatuh adalah 
seperti pada gambar : 


http://sp.beritasatu.com/home/sar-kerahkan-tim-selam-untuk-cari-bangkai-dan-puing-pesawat-polri/117658



SAR Kerahkan Tim Selam untuk Cari Bangkai dan Puing Pesawat Polri
Senin, 5 Desember 2016 | 11:24

Perairan di Kepulauan Lingga, Kepri [Surya Lesmana] 



[JAKARTA] Tim selam gabungan dari Kantor SAR Tanjungpinang dikerahkan untuk 
mencari bangkai atau puing pesawat Polri M-28 Skytruck P-4201 yang jatuh di 
perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

"Tim selam gabungan dari Kantor SAR Tanjungpinang bergerak ke TKP menggunakan 
Kapal Negara (KN) SAR BALA DEWA. Rencananya akan dilakukan penyelaman di 
beberapa titik yang telah dicurigai terdapat bangkai atau puing pesawat," kata 
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri Kombes Pol Martinus 
Sitompul di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan KN SAR BALADEWA akan melaksanakan citra bawah laut menggunakan 
sonar scan, namun waktunya belum ditentukan.

"Kemudian, Kapal Polisi (KP) Bisma dari Mabes Polri juga akan ditempatkan pada 
center area pencarian sebagai tempat landing helikopter BO P-1113," katanya.

Selanjutnya, kata dia, Asisten Operasional (Asops) Kapolri bersama Kapolda 
Kepri akan melaksanakan giat pengawasan dan pengendalian (wasdal) Operasi SAR 
di Pulau Senayang.

"Unsur SAR di pangkalan Pulau Senayang juga telah bergerak menuju sektor 
pencarian. Sementara Direktur Operasi Basarnas dan Kepala Kantor (SAR) KakanSAR 
Tanjungpinang akan berangkat ke Pulau Senayang menggunakan Helikopter HR 3601 
dopang milik Basarnas, namun waktu masih tentatif). Rencananya di Pulau 
Senayang juga akan dibuatkan posko SAR tambahan," tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa sektor area pencarian pada H+3 (Senin, 5/12) sesuai 
rencana operasi yang telah dibuat.

Pesawat M-28 Sky Truck terbang dari Jakarta menuju Pangkal Pinang dengan 16 
orang di dalamnya. Di Pangkal Pinang tiga orang turun. Sementara yang lain 
melanjutkan penerbangan menuju Batam sebanyak 13 orang terdiri lima kru dan 
delapan penumpang.

Namun pesawat tersebut hilang kontak saat terbang di atas wilayah Kabupaten 
Lingga dan kemudian diketahui jatuh di perairan utara Kabupaten Lingga pada 
Sabtu (3/12) siang. [Ant/L-9]

Kirim email ke