Pada Kamis, 9 Maret 2017 12:52, "[email protected] [GELORA45]" 
<[email protected]> menulis:
 

     Jangan khawatir. Suatu proyek itu gak akan mangkrek dari segi 
financing.Suatu proyek bisa gagal itu karena masalah lain misalnya: 
teknologinya salah, ada korupsi, pemilik kabur, ditutup pemerintah dll.  Kalau 
hanya masalah financing ya gak akan bikin suatu proyek gagal. Financing itu 
bisa dicari dari berbagai sumber. Jadi tenang saja karena suatu proyek bisa 
diperjual belikan. Inilah bisnis.  Bukan itu sebetulnya maksud faisal basri. 
Itu frustrasinya saja melihat kerjanya Jokowi yg “ugal2an”.Saya bisa mengerti 
frustrasinya faisal basri ini, tetapi saya juga bisa mengerti maunya Jokowi.  
Kalau faisal basri disuruh jadi menteri, ya pasti dia mau. Apa yang akan 
dikerjakannya? Ya ngikutin bosnyalah: Jokowi.  Jadi sekali lagi frustrasinya 
faisal basri itu hanya sekedar dari kutak katik angka ekonomi saja.NKRI itu 
jalan bukan hanya dari ekonomi saja.  Kalau mau hitung2an, NKRI ini gak akan 
merdeka 1945 dulu itu. Kenapa? Karena semuanya tidak siap. bukan angka2 ekonomi 
saja yg tidak siap, semua aspek kehidupan tidak siap merdeka. Hanya saja rakyat 
Indonesia ada 1: niat utk hidup bersama. Ini tujuannya bernegara. Makanya 
soekarno hatta memproklamasikan kemerdekaan NKRI.  Mana ada duit dulu waktu 
bikin HI dan gelora bung karno? Gak ada! Jadi juga kan?  Nah sekarang sudah 
merdeka, koq takut bikin infrastruktur? Jangan takut. Harus didukung. Yang 
penting bener dan jujur!Kalau korupsi jangan. Ini yg bikin kacau NKRI selama 
ini. lihat proyek2 mangkrak seperti hambalang. Ini bukan karena duit/financing 
atau gak ada teknologi utk  membangun. Ini karena korupsi yg bikin hambalang 
mangkrak.  Nesare    From: [email protected] 
[mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, March 8, 2017 7:50 PM
To: '[email protected]' <[email protected]>; 'j.gedearka' 
<[email protected]>
Subject: [GELORA45] Faisal Basri: Proyek LRT Jabodebek Diprediksi, Mangkrak    
Menurut saya ini bukan proyek ngaco, tapi proyek ini katanya menyumbang 
pertumbuhan ekonomi dan menekan inflansi.Karena sebelumnya inflasi tinggi dan 
jika ada gejolak dunia maka rupiah anjlok dan pertumbuhan ekonomi 
turun.Jangankan gejolak di dunia saat lebaran saja inflasi sangat tinggi dan 
barang-barang menjadi sangat mahal.Begitu juga tol laut sangat membantu menjaga 
keseimbangan harga sembako From: [email protected] 
[mailto:[email protected]] 
Sent: Thursday, March 09, 2017 4:59 AM
To: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]
Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Faisal Basri: Proyek LRT Jabodebek 
Diprediksi, Mangkrak [1 Attachment]    

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/03/08/204000626/faisal.basri.proyek.lrt.jabodebek.diprediksi.mangkrak
Faisal Basri: Proyek LRT Jabodebek Diprediksi 

Mangkrak
Rabu, 8 Maret 2017 | 20:40 WIB   
   -  
   -  
   -  
   -  
   -  
474SharesHilda B Alexander/Kompas.com Perkembangan pembangunan LRT Jabodebek 
Tahap I trase Cibubur-Cawang, Kamis (9/2/2017).
Terkait
   
   - Ini Kekhawatiran Faisal Basri Soal "Holding" Migas 
   - Faisal Basri: Kalau Mau Benahi Disharmoni Sosial, Urusi "Bottom Forty" 
   - Faisal Basri Desak Audit Anggaran Subsidi Sektor Pertanian 
   - Faisal Basri: Importir Jangan Dibebani Kewajiban Serap Garam Rakyat 
   - Faisal Basri: Pak Boediono Mengajarkan Kita bahwa Tidak Ada Jalan 
Pintas... 
   - Faisal Basri Kritik Cara Pandang Menteri BUMN soal Harga Gas 
   - Faisal Basri: Tak Perlu "Holding" Migas, Cukup PGN Ambil Alih Pertagas 
   - Faisal Basri: Kasus Arcandra Jadi Pembelajaran Berharga Presiden Jokowi 
   - Ini Rencana Pemerintah untuk Percepat Pembangunan LRT Jabodetabek 
   - Skema Pembiayaan LRT Akan Diputuskan Bulan Depan 
   - Danai Proyek LRT, Adhi Karya Bakal Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun 
   - Menhub Berharap Separuh Penumpang Bogor-Jakarta Beralih Gunakan LRT 
   - Menhub Optimistis Proyek LRT Tahap I Rampung Pertengahan 2018 
JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek kereta cepat ringan atau Light Rapid Transit (LRT) 
Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) diperkirakan bakal mangkrak.Ekonom 
Universitas Indonesia Faisal Basri mengatakan, kepastian pembiayaan proyek 
menjadi faktor utama yang berpotensi membuat proyek LRT Jabodebek ini tak akan 
selesai.Menurut Faisal Basri, proyek ini bagaikan 'kawin kontrak' yang sangat 
dipaksakan. Proyek ini sendiri ditaksir menelan dana sebesar Rp 23,3 triliun.PT 
Adhikarya (Persero) Tbk (ADHI) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) harus 
mencari pendanaan sendiri setelah ADHI mendapatkan Penyertaan Modal Negara yang 
sangat terbatas."Kalau KAI disuruh cari utangan sendiri, enggak mungkin bisa. 
Dia PSO," kata Faisal Basri, Selasa malam (7/3/2017).Sementara itu, kemampuan 
berutang ADHI menurut sumber Faisal Basri sebenarnya masih cukup longgar, 
hingga Rp 18 triliun. Akan tetapi, jika kekurangan dana sebesar Rp 17,6 triliun 
semua ditanggung ADHI, maka proyek ADHI yang lain tidak bakal kebagian."Kalau 
diserap untuk LRT semua, proyek yang lain akan terlunta-lunta," ucap mantan 
Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas itu.Skenario lain, KAI yang belakangan 
juga ditunjuk tidak hanya sebagai operator tetapi juga investor, kalaupun mau 
disuntik APBN, kemungkinan akan ada penolakan dari DPR. Dalam APBN 2017, tidak 
ada anggaran yang dicadangkan untuk suntikan ke KAI."Makanya rencananya Rp 4 
triliun akan disisipkan di APBN-P 2017. Masalahnya kalau ADHI disuntik lagi 
lewat KAI ini, DPR enggak bakal setuju," kata Faisal Basri dengan nada 
yakin.Akhirnya, menurut Faisal Basri, pemerintah mengerahkan seluruh bank-bank 
pelat merah untuk keroyokan memberikan pinjaman untuk proyek LRT.(Baca: 
Kemenhub: Kontrak Proyek LRT untuk Perkuat Penugasan Adhi Karya)Masalah lagi, 
kata dia, karena bank pemerintah untuk proyek pemerintah, maka bunganya harus 
rendah."Jadi distorsinya kemana-mana. Karena bunganya harus rendah maka 
keuntungan bank-bank ini akan tertekan," imbuh Faisal Basri.Tol Trans 
SumateraSelain LRT, dia juga menilai beberapa proyek infrastruktur yang masuk 
dalam pipeline pemerintah sebenarnya kurang prioritas. Faisal Basri menyebut 
diantaranya, jalan tol trans Sumatera sepanjang 2.000 kilometer (khusus untuk 
ruas-ruas tidak komersial), kereta api trans Sulawesi, tol laut khusus ternak, 
dan kereta cepat Jakarta-Bandung.Pemerintahan pun diminta benar-benar memilih 
mana proyek yang prioritas dan tidak menghambur-hamburkan anggaran.(Baca: 
Faisal Basri: Kebijakan Ekonomi Pemerintah "Ugal-ugalan")"Jadi saya bilang, ini 
APBN kayaknya konservatif. Tetapi, masih ngaco. Makanya satu-satunya jalan 
adalah sunat proyek infrastruktur yang 'ngaco'," kata dia."Saya enggak anti 
infrastruktur. Tetapi yang 'ngaco', yang enggak perlu hilangkan," pungkas 
Faisal Basri.(Baca: Faisal Basri: Pemerintah Sanggup Sediakan Lahan untuk Jalan 
Tol, tetapi Susah untuk Tambak Garam Rakyat...)
| Penulis | : Estu Suryowati |
| Editor | : Aprillia Ika |

TAG:   
   - LRT 
   - Faisal Basri 






  #yiv4214806370 #yiv4214806370 -- #yiv4214806370ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370ygrp-mkp #yiv4214806370hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-mkp #yiv4214806370ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-mkp .yiv4214806370ad 
{padding:0 0;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-mkp .yiv4214806370ad p 
{margin:0;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-mkp .yiv4214806370ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-sponsor 
#yiv4214806370ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370ygrp-sponsor #yiv4214806370ygrp-lc #yiv4214806370hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370ygrp-sponsor #yiv4214806370ygrp-lc .yiv4214806370ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv4214806370 #yiv4214806370actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv4214806370
 #yiv4214806370activity span {font-weight:700;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv4214806370 #yiv4214806370activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv4214806370 #yiv4214806370activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv4214806370 #yiv4214806370activity span 
.yiv4214806370underline {text-decoration:underline;}#yiv4214806370 
.yiv4214806370attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv4214806370 .yiv4214806370attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv4214806370 .yiv4214806370attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv4214806370 .yiv4214806370attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv4214806370 .yiv4214806370attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv4214806370 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv4214806370 .yiv4214806370bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv4214806370 
.yiv4214806370bold a {text-decoration:none;}#yiv4214806370 dd.yiv4214806370last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv4214806370 dd.yiv4214806370last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv4214806370 
dd.yiv4214806370last p span.yiv4214806370yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv4214806370 div.yiv4214806370attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv4214806370 div.yiv4214806370attach-table 
{width:400px;}#yiv4214806370 div.yiv4214806370file-title a, #yiv4214806370 
div.yiv4214806370file-title a:active, #yiv4214806370 
div.yiv4214806370file-title a:hover, #yiv4214806370 div.yiv4214806370file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv4214806370 div.yiv4214806370photo-title a, 
#yiv4214806370 div.yiv4214806370photo-title a:active, #yiv4214806370 
div.yiv4214806370photo-title a:hover, #yiv4214806370 
div.yiv4214806370photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv4214806370 
div#yiv4214806370ygrp-mlmsg #yiv4214806370ygrp-msg p a 
span.yiv4214806370yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv4214806370 
.yiv4214806370green {color:#628c2a;}#yiv4214806370 .yiv4214806370MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv4214806370 o {font-size:0;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370photos div {float:left;width:72px;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370photos div div {border:1px solid 
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv4214806370
 #yiv4214806370reco-category {font-size:77%;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370reco-desc {font-size:77%;}#yiv4214806370 .yiv4214806370replbq 
{margin:4px;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370ygrp-mlmsg select, #yiv4214806370 input, #yiv4214806370 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370ygrp-mlmsg pre, #yiv4214806370 code {font:115% 
monospace;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-mlmsg #yiv4214806370logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-msg 
p#yiv4214806370attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370ygrp-reco #yiv4214806370reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-sponsor 
#yiv4214806370ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370ygrp-sponsor #yiv4214806370ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370ygrp-sponsor #yiv4214806370ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv4214806370 #yiv4214806370ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv4214806370 
#yiv4214806370ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv4214806370 

   

Kirim email ke