Pada Sabtu, 11 Maret 2017 18:05, "'Tsasando' [email protected]
[wahana-news]" <[email protected]> menulis:
http://www.gerilyapolitik.com/inilah-transkrip-ceramah-provokatif-dan-kebencian-rizieq-fpi-pada-ahok/
Eksklusif:Inilah Transkrip Ceramah Provokatif dan Kebencian Rizieq FPI pada Ahok
gerilyapolitik.com - 8 Maret2017 Pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran
keduatidak lama lagi digelar.Pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful
Hidayatdan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dinasbihkan lolos ke tahapan
selanjutnya.Sayangnya, permainkan kotor dengan menjual isu “SARA”
kembalidimainkan kubu Anies-Sandi. Bahkan sebuah skenario besar tengah
disiapkankelompok pendukung pasangan yang diusung Partai Gerindra dan PKS ini,
termasukmenggunakan tangan besi Rizieq Shihab. Meskitengah dirundung berbagai
kasus yang bakal menjeratnya ke jeruji besi, pimpinanOrmas intoleran ini seakan
tidak pernah berhenti menebar kebencian. Dalam sebuah ceramah yang rekaman
audionya diterima redaksi,terdengar jelas, pentolan preman berjubah ini
menghasut pengikutnya untukmenggunakan segala macam cara memenangkan calon
gubernur jagoannya yaituAnies-Sandi. Baginya, kedua tokoh “OK OCE” ini
merupakan symbolgubernur muslim yang harus memimpin DKI Jakarta.
Karena itu, mitra chat sex Firza Husein initidak malu bersekutu dengan preman,
koruptor dan mafia untuk memenangkanAnies-Sandi. Bahkan demi memenuhi
syahwat politiknya,Rizieq pun rela menjilad ludahnya sendiri dengan merangkul
pangeran Cendana‘Tomy Soeharto”. Padahal selama ini, Rizieq sangat benci dan
antiSoeharto. “Mau orang partai, orang ormas, yang mantan preman,
mantapkoruptor maupun mantan mafia, semua kita ajak bersatu membela Islam. Kita
harusmenangkan gubernur muslim,” ujar Rizieq dalam ceramah berdurasi 16
menititu.
Dalam rekaman ceramah itu juga terungkap rencana Rizieq mengerahkan
pasukanpremannya ke lorong-lorong warga. Tujuannya, mengintimidasi warga agar
memilihAnies-Sandi. Karena itu, pemilih Jakarta harus waspada dengan gerakan
politikkubu Anies-Sandi yang bakalan menggunakan palu godam Rizieq Shihab.
Berikuttranskrip ujaran provokasi terbaru Rizieq Shihab dalam sebuah ceramah
yangrekamannya dikirim seorang nitizen ke redaksi. Sebelumsaya tutup…ada
pengumuman penting.
Mau dengar tidak? Mulaihari ini, saya dan kawan-kawan, baik di FPI, GNPF MUI,
FUI, GMJ dsb, setiapmalam, setiap hari akan keliling Jakarta.
Kita akan masuk ke kampung-kampung, ke lorong-lorong, dor to dor
untukmemberikan pemahaman kepada umat bahwa pada 19 April nanti, harus
menjadikemenangan umat islam. Karenaitu, kita akan membuat acara di hari sabtu
dan ahad (minggu) di semua tempat diJakarta, sholat subuh gabungan berjamaah.
Setelah itu, ada tausiyah, tablig dan pengobatan gratis buat warga.
Ada hampir ratusan perawat dan dokter yg mau ikut. Baik dokter moderrn
maupundokter herbalis. Semuadokter yang peduli, bangkit rasa keislamanya.
Mereka setiap Sabtu bersama kamimenggelar acara pengoatan gratis dibeberapa
tempat, terutama dikantong-kantongyang suara muslimnya kalah.
Saya minta dukungan umat Islam supaya bersatu. Kalau anda dengar disana
adakegiatan, harus ikut. Misalnya di Kemayoran ada kegiatan, dari Kemandoran
harusdatang. Kegiatan ini harus kita lakukan hingga menjelang putaran kedua
pilkadaDKI Jakarta digelar.
Jangan sampai suara kita dibeli lagi. Setuju tidak?. Dantablig-tablig akbar
kita jalankan. Diantaranya tanggal 11 Maret di Masjid AtTien TMII. Saya undang
semua kiai, ustad dan habaib. Kita akan bikin acarabesar. Kita sholat magrib
berjamaah.
Kemudian zdikir dipimpin oleh KH Arifin Ilham. Setelah itu ada doa dari
KHAbdullah Gymnastiar dan selesai isya ada pembacaan khasidah salawat oleh
HabiebSyeikh Solu Assegaf. Setelah itu selesai, dilanjutkan dengan tausiyah dan
sayasendiri yang akan menyampaikan tausiyahnya. Danitu kita ajak semuanya. Mau
orang partai, orang ormas, yang mantan preman,mantan koruptor maupun mantan
mafia, semua kita ajak bersatu. Sebab adakewajiban jilad membela Islam. Betul
tidak?.
Saya mau tanya, preman-preman wajib nggak bela Islam? Orang Islam dulunyamafia,
wajib tidak bela Islam? Org islam di partai wajib tidak bela Islam? Jadikita
nggak mau peduli. Besok kita satukan, baik itu preman, mafia, koruptoruntuk
berjuang bersama membela Islam. Kita akan bersatu di Masjid At Tien TMIIuntuk
menyatukan tekad bersama merebut Jakarta. Setuju tidak? Begitujuga dengan
artis-artis, seniman, para pelawak yang pro islam, pro syariat,yang setuju
mendukung gubernur muslim, nanti akan kumpul di Masjid At Tin semua.
Mau artisnya, penyanyinya, pelawaknya dll, kita akan satukan.
Siapapun anda, selama anda setuju Jakarta harus dipimpin oleh gubernur
Islam,ayo kita berjuang bersama-sama dan bersatu merapatkan barisan. Setuju?
Siapdatang? Siap hadir? Takbirrr. Tidakhanya itu, tanggal 13 hingga 15 Maret
ini, setelah dari At Tin, saya bersamaFPI dan GNPF MUI akan berkeliling ke
Kepulauan Seribu.
Kami akan datang di Pulau Untung Jawa, pulau Pancang, pulai Lancang,
PulauPramuka, Pulai Pari, Pulai TIdung,pulau Kelapa, Pulau Pangganag, Pulau
Sibera.
Semua pulau yang berpenduduk, kita akan datangi. Kita akan ikutkan mereka
dalamperjuangan ini. Walaupunorang pulau jauh dari kita, tetapi semangat
keislaman mereka sangat tinggi.
Kita akan keliling dari kampung ke kampung. Kita ingin pastikan pada 19
April,gubernur DKI Jakarta harus direbut oleh umat Islam. Setuju? Siap berstu?
Siapberjuang bersama? Siap merebut Jakarta? Takbir… Sayaminta kepada seluruh
jawara dari manapun yang ada di Jakarta. Di Jakarta iniada 150 sanggar. Ini
menyatukan Jawara nggak gampang.
Jangankan menyatukan 1000 jawara, menyatukan 2 orang Jawara saja sulit.
Dua orang jawara mau nyatu, yang satu nantang, ilmu loe sebesar apa?
Loe mau mimpin gue, emang ilmu loe segede apa? Jadi nggak gampang
menyatukanjawara. Dua jawara aja mau disatuin, mesti adu ilmu dulu.
Tetapialhamdulilah, berkat 212, Allah gerakan seluruh jawara yang ada di DKI
yangjumlahnya 1500 orang, mereka saemua bersatu merapatkan barisan, bela ulama
danbela agama. Takbir… Hidup jawara,,hidup jawara, hidup jawara,takbir…Allah
AKbar…
Ini sejabodetabek sudara. Dibekasi itu biangnya jawara membela ulama.
Ditantanginama GMBI. GMBInya unjuk kebolehan ilmunya dengan makan paku.
Luar biasa GMBI ini..Tetapi begitu ketemu ama biangnya Jawara di Bekasi,
ehminta maaf sambil meluk-meluk ampe pingsan. Kacau tidak? Dia baru tau
amajawara.
Jawara punya prinsip.; ikan bawal buah terong, loe jual gua borong.
Betultidak?, Betuk tidak? Takbir Ahokpake jurus China mabok, jawara punya jurus
kemplangbabi…hahaha…cakep nggak…loe tau jurusnya nggak?
Udahlah..ikut jawara saja. Sayatanya, jawara bela islam, bagus tidak? Jawara
bela ulama, bagus tidak? Takbirrr
Maka itu, saya punya permintaan, seluruhh laskar FPI dan satgas ormas
danjawara, pada 19 April, semua pakai seragamnya untuk menjaga semua TPS yang
adadi Jakarta. Setiap TPS yang ada, harus ada laskar, satgas ormas dan jawara
yangjaga.
Bukan untuk mengintimidasi, merusak atau menteror warga, tetapi untuk
menjagaTPS kita agar jangan sampai diintimidasi oleh Iwan Bopeng dkk. Betul?
Sekarang Iwan Bopeng nggak tau dimana. Jangan-jangan dah dipotong orang.
Aminsaudara-saudara? Loengomong begitu karena jawara dan laskar nggak ada.
Saya minta kepada warga, kalau ada jawara atau laskar yang jaga, loe janganlupa
kasih nasi bungkus. Walaupun mereka nggak minta. Nggak ada itu jawara
nasibungkus.
Jawara semua kerja iklas. Tetapi ya jangan lupa kirimin kopi, roti dll.
Jangan lupa bawa golok. Asalkan goloknya jangan keliatan entar.
Tetapi yang namanya jawara dipinggang pasti ada golok. Kalau nggak ada golok
namanyamacan ompong. Cumanitu golok bukan ngancam orang, tetapi buat bela
rakyat. Kayak Bang Pitung dulukan bela rakyat saat melawan Belanda.
Dulu Bang Pitung nggak pernah merampok rakyat pribumi. Yang dirampok ituBelanda
dan antek-antek belanda.
Hasil rampokannya bukan makan sendiri, tetapi dibagi-bagi kepada
rakyat.Karenanya harus ada Pitung-Pitung baru.
Siap jadi Pitung? Siap bela rakyat? Siap lawan penjajah? Takbirrrrrrr
Pribumi siap bangkit? Ayo angkat tangannya Takbirrr.
Siap bela agama? Siap bela ulama? Siap bela NKRI? Siap gayang PKI? Takbirrr
Sayamau tanya, kemarin ada yang mengintimidasi TPS ada tidak?
Pake baju kotak-kotak ramai-ramai menyerbu TPS, ada tidak?
Maki-maki petugas KPPS, ada tidak?
Makanya, kalau ada yang model begituan lagi, kita lawan
Besok kita ramai-ramai seret masukin ke penjara. Mudah-mudahan dikabul
olehAllah. Adakhabar gembira,
Kemarin kan 212 dianggap makar. Tetapi sekarang ini, 212 dianggap
pembawainvestasi.
Saya nggak bohong. Ini yang ngomong bapak Presiden.
Waktu pulang dari Australia, Presiden mengatakan kepada seluruh investor
asingagar jangan takut berinvestasi di Indonesia. Karena negara Indonesia
sangataman dan nyaman. Kalau kamu tanam investasi di Indonesia, dijamin aman.
Lho kenapa aman? Karena orang-orang Indonesia sudah dewasa. Baik-baik orangnya.
Buktinya, saat demo 212 dengan jumlah 7 juta pendemo..situasi aman
bahkanrumputpun tidak terganggu. Cakep tidak? Bagus tidak? Akhirnya dia
mengakuihheheheh. Alhamduliah. Takbirr Bukanhanya mengakui, tetapi 212 dijual
ke luar negeri guna menarik investasi asingke Indonesia. Bagus tidak?.
Bersyukur tidak? Takbirr
Dengan presiden mengtakan demikian, sebuah angin segera bagi kita.
Artinya,dengan 212, pemerintah jangan menganggap kita musuh atau lawan atau
berbuat makar.Metinya ulama dirangkul dan dijadikan mitra. Sehingga energi 212
itu diambiloleh pemerintah sebagai energi kebersamaan membangun bangsa.
Saya mau tanya, kalau presiden melakukan itu, bagus tidak?
Setuju tidak? Takbir? Alhamdulilah Eh..adayang nanya usil..habieb kemarin kok
ngak ke DPR? Yieee…loe suruh gueselfian? Udah ah…gak usah dibahas
Yang penting Raja Salman datang kemari, semua jadi bagus. Tolongdicatat,
beberapa pangeran berbicara dengan kiai, kalau Raja Salmannya terlaluresmi,
tetapi pangeran-pangerannya ngobrol.
Yang ditanya pangeran ke kiai itu soal aksi 212. Dulu 212 dimana? Semuapangeran
nanya 212. Untung Raja Salman nggak nanya ke DPR soal 212.
Dengan pangeran bertanya demikian membuktikan, aksi 212 mendunia.
Bagaimanatidak mendunia, sepanjang sejarah kehidupan umat manusia, turun umat
manusiadengan jumlah hampir 7 juta orang dengan tertib dan bersih. Satu rumput
puntidak terganggu. Bahkah orang kafirpun tetap nyaman. Dan itu tidak
pernahterjadi sepanjang sejarah umat manusia. Nahitu kebanggan umat Islam,
bukan hanya di Indonesia, tetapi diseluruh dunia.Makanya jangan heran, banyak
pemimpin negara Islam ingin datang ke Indonesia.Karena itu, saya dukung bapak
Presiden kalau aksi 212 menjadi modal unrtukmenarik investasi ke Indonesia.
Biarsemua tau. Orang Betawi bilang, untung Raja Salman datang. Kalau nggak
kitahanya taunya orang China yang kaya.
Gua kira, China doang yang kaya, nggak tau nya ada raja yang lebih kaya lagi.
Kan terhibur juga sebagai sesama Islam. Bagus tidak? #yiv3889914378
#yiv3889914378 -- #yiv3889914378ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv3889914378
#yiv3889914378ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv3889914378
#yiv3889914378ygrp-mkp #yiv3889914378hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-mkp #yiv3889914378ads
{margin-bottom:10px;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-mkp .yiv3889914378ad
{padding:0 0;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-mkp .yiv3889914378ad p
{margin:0;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-mkp .yiv3889914378ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-sponsor
#yiv3889914378ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv3889914378
#yiv3889914378ygrp-sponsor #yiv3889914378ygrp-lc #yiv3889914378hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv3889914378
#yiv3889914378ygrp-sponsor #yiv3889914378ygrp-lc .yiv3889914378ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv3889914378 #yiv3889914378actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv3889914378
#yiv3889914378activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv3889914378
#yiv3889914378activity span {font-weight:700;}#yiv3889914378
#yiv3889914378activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv3889914378 #yiv3889914378activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv3889914378 #yiv3889914378activity span
span {color:#ff7900;}#yiv3889914378 #yiv3889914378activity span
.yiv3889914378underline {text-decoration:underline;}#yiv3889914378
.yiv3889914378attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv3889914378 .yiv3889914378attach div a
{text-decoration:none;}#yiv3889914378 .yiv3889914378attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv3889914378 .yiv3889914378attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv3889914378 .yiv3889914378attach label a
{text-decoration:none;}#yiv3889914378 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv3889914378 .yiv3889914378bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv3889914378
.yiv3889914378bold a {text-decoration:none;}#yiv3889914378 dd.yiv3889914378last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv3889914378 dd.yiv3889914378last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv3889914378
dd.yiv3889914378last p span.yiv3889914378yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv3889914378 div.yiv3889914378attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv3889914378 div.yiv3889914378attach-table
{width:400px;}#yiv3889914378 div.yiv3889914378file-title a, #yiv3889914378
div.yiv3889914378file-title a:active, #yiv3889914378
div.yiv3889914378file-title a:hover, #yiv3889914378 div.yiv3889914378file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv3889914378 div.yiv3889914378photo-title a,
#yiv3889914378 div.yiv3889914378photo-title a:active, #yiv3889914378
div.yiv3889914378photo-title a:hover, #yiv3889914378
div.yiv3889914378photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv3889914378
div#yiv3889914378ygrp-mlmsg #yiv3889914378ygrp-msg p a
span.yiv3889914378yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv3889914378
.yiv3889914378green {color:#628c2a;}#yiv3889914378 .yiv3889914378MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv3889914378 o {font-size:0;}#yiv3889914378
#yiv3889914378photos div {float:left;width:72px;}#yiv3889914378
#yiv3889914378photos div div {border:1px solid
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv3889914378
#yiv3889914378photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv3889914378
#yiv3889914378reco-category {font-size:77%;}#yiv3889914378
#yiv3889914378reco-desc {font-size:77%;}#yiv3889914378 .yiv3889914378replbq
{margin:4px;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv3889914378
#yiv3889914378ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv3889914378
#yiv3889914378ygrp-mlmsg select, #yiv3889914378 input, #yiv3889914378 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv3889914378
#yiv3889914378ygrp-mlmsg pre, #yiv3889914378 code {font:115%
monospace;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-mlmsg #yiv3889914378logo
{padding-bottom:10px;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-msg
p#yiv3889914378attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv3889914378
#yiv3889914378ygrp-reco #yiv3889914378reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-sponsor
#yiv3889914378ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv3889914378
#yiv3889914378ygrp-sponsor #yiv3889914378ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv3889914378
#yiv3889914378ygrp-sponsor #yiv3889914378ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv3889914378 #yiv3889914378ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv3889914378
#yiv3889914378ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv3889914378