Jokowi: Jangan Sampai Kita Ini Kayak Negara Barbar, Main Hakim Sendiri
Fabian Januarius Kuwado
Kompas.com - 06/06/2017, 08:40 WIB

http://nasional.kompas.com/read/2017/06/06/08403321/jokowi.jangan.sampai.kita.ini.kayak.negara.barbar.main.hakim.sendiri
 
 JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menegaskan, negara tidak akan 
memberikan ruang kepada anggota masyarakat yang main hakim sendiri. Pernyataan 
tersebut menyusul munculnya tindak persekusi di Indonesia yang dilakukan oleh 
organisasi masyarakat tertentu.
"Enggak boleh kita memberikan ruang masyarakat main hakim sendiri," ujar Jokowi 
saat tim Kompas.com mewawancarainya di Ruangan Oval, Istana Merdeka, Jakarta, 
Senin (5/6/2017).
"Jangan sampai kita ini kayak negara barbar saja, semuanya bisa main hakim 
sendiri. Enggak bisa," lanjut dia.
(Baca: Persekusi Fiera Lovita: Diburu, Diteror, dan Diintimidasi... )
Polri harus tegas melakukan penegakan hukum. Jika ada pihak yang tak terima 
dengan sikap atau pernyataan pihak lain, seharusnya jalur hukumlah yang 
ditempuh.
Demikian juga jika ada pihak yang melakukan aksi main hakim sendiri, polisi 
juga tidak boleh takut menindaknya.
"Saya kira polisi sudah tegas dalam mengatasi itu. Yang misalnya ada Kapolres 
ragu-ragu, langsung ganti. Perintah kita juga jelas kan," ujar Jokowi.

Diberitakan, sejumlah aksi persekusi terjadi di tanah air, baru-baru ini. Salah 
satunya menimpa seorang dokter di RSUD Solok bernama Fiera Lovita. Fiera 
diintimidasi dan diancam oleh ormas tertentu karena status di salah satu media 
sosial.
(Baca: AKBP Dony Setiawan, Pemukul Bandar Narkoba yang Ditunjuk Kapolri Tumpas 
Persekusi di Solok)
Menurut ormas itu, Fiera dianggap melecehkan tokoh ormas itu. Meski Fiera sudah 
meminta maaf, teror, ancaman sekaligus intimidasi masih diterima Fiera hingga 
saat ini.
Tidak hanya orang dewasa, anak di bawah umur juga jadi korban. Mario, warga 
Jakarta Timur juga diperlakukan sama oleh anggota ormas tertentu. Tidak hanya 
diintimidasi, ia dipukuli agar minta maaf kepada ormas tersebut.

Kirim email ke