Bencana keracunan air raksa : 1.Minamata dan Nigata di Jepang, dengan dipakainya katalisator Mercury + ferri oxida di Minamata untuk pembuatan ethanal (acetaldehyde) dari ethanol, dan engan katalisator Mercurysulfaat di Nigata, yang Industrial wastenya dibuang ke laut/sungai. Orang2 keracunan dari ikan yang di makan. 2.Di Irak (Basra) terjadi di tahun 60-70 an, karena biji gandum yang dibehandel dengan methyl mercury sebagai preservative, yang tadinya maksudnya untuk ditanam, dialihkan jadi pakan ternak. Orang2 yang makan ternak itu keracunan.
Ini semua keracunan besar oleh mercury dosis tinggi. Di mana di Indonesia ada kemungkinan seperti itu ? Di tambang2 emas. Di situ banyak dipakai mercury. Air limbah kalau dibuang begitu saja ke sungai, dan masuk saluran irrigasi akan menyebabkan tanaman, padi mengandung Hg concentrasi tinggi, yang dapat menyebabkan keracunan air raksa. Di sini perlu pengaturan bahwa air yang terpolusi tidak boleh masuk saluran irrigasi.
