Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu segera mengeluarkan 
pernyataan yang memuji.
 
 "Ini merupakan hari bersejarah. Kota itu sudah menjadi ibu kota Israel selama 
hampir 70 tahun. Yerusalem menjadi fokus dari harapan kami, mimpi kami, doa 
kami untuk tiga milenia. Yerusalem sudah menjadi ibu kota umat Yahudi selama 
3.000 tahun."
 ...
 Hamas sebut keputusan Presiden Trump akan 'membuka gerbang neraka' 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42258827 3 jam lalu

 Bagikan artikel ini dengan Facebook 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42258827#  Bagikan artikel ini dengan 
Twitter http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42258827#  Bagikan artikel ini 
dengan Messenger http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42258827#  Bagikan artikel 
ini dengan Email 
mailto:?subject=Shared%20from%20BBC%20Indonesia&body=http%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Findonesia%2Fdunia-42258827
  Kirim http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42258827#share-tools




 
 Hak atas fotoREUTERSImage captionWarga Palestina di kota tua Yerusalem 
mengikuti pengumuman Presiden Trump yang disiarkan langsung di TV. Seperti 
sudah diduga sebelumnya, Presiden Donald Trump mengumumkan secara resmi 
pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan pemindahan kedutaan besar 
Amerika Serikat ke kota itu, Rabu (06/12).
 "Hari ini Yerusalem adalah kursi bagi pemerintah modern Israel, rumah bagi 
parlemen Israel, Knesset, rumah bagi Mahkamah Agung," tuturnya dalam pernyataan 
pers di Gedung Putih.
 Tak lama setelah pengumuman itu, PBB langsung mengecamnya, yang disampaikan 
langsung oleh Sekjen Antonio Guterres di New York.
 Trump akui Yerusalem ibu kota Israel: pemerintah menentang, Yahudi di 
Indonesia mendukung http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-42251271 Rencana 
Trump pindahkan kedutaan AS ke Jerusalem 'provokatif' 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-38637197 Menlu Palestina batal ke Jakarta 
gara-gara kabar Trump akan pindahkan Kedubes AS ke Jerusalem 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42233593 "Dalam momen yang amat mencemaskan 
ini, saya ingin membuat jelas. Tidak ada alternatif bagi penyelesaian dua 
negara. Tidak ada rencana B."
 "Saya akan menggunakan semua hal dalam wewenang saya untuk mendukung para 
pemimpin Israel dan Palestina kembali ke perundingan yang berarti," tegas 
Guterres kepada para wartawan.
Hak atas fotoAFPImage captionPenentangan atas keputusan Presiden Trump sejak 
awal diduga akan memicu unjuk rasa. Sedangkan kelompok militan Hamas yang 
berkuasa di Jalur Gaza -lewat seorang pejabatnya, Ismail Ridwan- mengatakan 
keputusan Presiden Trump akan 'membuka gerbang neraka' bagi semua kepentingan 
AS di kawasan.
 Ridwan juga mendesak negara-negara Arab dan Islam memutus hubungan politik dan 
ekonomi dengan kedutaan besar Amerika Serikat dan mengusir duta besarnnya untuk 
melumpulkan keputusan itu.
Hak atas fotoREUTERSImage captionPresiden Trump memperlihatkan dokumen 
pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israe yang sudah ditandatanganinya. 
Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu segera mengeluarkan 
pernyataan yang memuji.
 "Ini merupakan hari bersejarah. Kota itu sudah menjadi ibu kota Israel selama 
hampir 70 tahun. Yerusalem menjadi fokus dari harapan kami, mimpi kami, doa 
kami untuk tiga milenia. Yerusalem sudah menjadi ibu kora umat Yahudi selama 
3.000 tahun."
 Sebelum pengumuman Presiden Trump ini sejumlah pemimpin dunia sudah lebih dulu 
memperingatkan agar pemindahan ibu kota itu tidak sampai ditempuh.
Hak atas fotoEPAImage captionSejumlah warga Palestina sudah menggela aksi unjuk 
rasa menentang rencana Presiden Trump memindahkan ibu kota Israel ke Yerusalem. 
Paus Fransiskus mengatakan tidak bisa mendiamkan keprihatinan mendalam atas 
situasi yang muncul dalam beberapa hari belakangan.
 "Pada saat yang sama, saya memohon dengan sangat agar semua menghormati status 
quo (keadaan sementara) kota itu, sejalan dengan resolusi-resolusi PBB yang 
relevan."
 Sementara Cina dan Rusia mengungkapkan kekhawatiran bahwa langkah tersebut 
akan mengarah pada ketegangan di kawasan.
 ___________________________________________________________________
 Sumber frustasi
 Analisis Yolande Knell, wartawan BBC News di Yerusalem
 Para pemimpin Israel akan melihat pengumuman Presiden Trump sebagai koreksi 
atas sejarah ketidakadilan.
 Masalah ini sudah lama menjadi sumber rasa frustasi Israel bahwa Amerika 
Serikat -sekutu erat mereka- tidak memiliki kedutaan besar di Yerusalem atau 
secara resmi mengakui kedaulatan Israel atas kota itu, tempat duduknya 
pemerintahan Israel dan memiliki sejarah Yahudi selama 3.000 tahun.
Hak atas fotoAFPImage captionYerusalem merupakan tempat situs-situs suci yang 
penting bagi pemeluk Yudaisme, Islam, dan Kristen. Namun Presiden Otorita 
Palestina, Mahmoud Abbas -seperti para pemimpin dunia Arab lainnya- sejak awal 
memperingatkan bahwa keputusan memindahkan kedutaan besar akan merusak upaya 
perundingan damai yang ditengahi Washington untuk mencapai yang disebut sebagai 
'kesepakatan akhir'.
 Palestina ingin Yerusalem Timur yang diduduki itu menjadi ibu kota bagi negara 
masa depan mereka dan di masa lalu bahkan perubahan kecil sekalipun, khususnya 
di kompleks Masjid al-Aqsa yang dikenal sebagai Temple Mount, memicu kekerasan.
 Dan kelompok Islam radikal, Hamas, sudah memperingatkan bahwa Amerika Serikat 
bisa memicu perlawanan baru Palestina dengan pemindahan kedutaan besarnya.
 ___________________________________________________________________
 Pengakuan Jerusalem sebagai ibu kota Israel 'akan timbulkan gejolak ' di dunia 
Islam http://www.bbc.com/indonesia/dunia-42224270 Trump undang Presiden 
Palestina Mahmoud Abbas ke Gedung Putih 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-39240923 Trump tunda pemindahan kedutaan di 
Israel ke Yerusalem http://www.bbc.com/indonesia/dunia-40148195 Kenapa status 
Yerusalem amat peka? Masalah tentang status Yerusalem ini akan membawa ke akar 
konflik antara Israel dan Palestina, yang mendapat dukungan dari negara Arab 
dan umat Islam dunia.
 Kota ini merupakan tempat situs-situs suci yang penting bagi pemeluk Yudaisme, 
Islam, dan Kristen, khususnya Yerusalem Timur.
 Israel menganggap seluruh kota sebagai ibu kota yang tidak bisa 
dipisah-pisahkan.
Hak atas fotoGETTY IMAGESImage captionSeorang petugas memasang bendera AS di 
tiang listrik di dekat kantor Konsulat AS di Yerusalem, Rabu (06/12). 
Berdasarkan kesepakatan damai Israel-Palestina tahun 1993, status akhir atas 
Yerusalem akan dibahas dalam tahap perundingan lebih lanjut di kemudian hari.
 Namun sejak tahun 1967, Israel sudah membangun belasan kawasan pemukiman 
-untuk menampung 200.000 umat Yahudi- di Yerusalem Timur. Langkah itu dianggap 
melanggar hukum internasional walau selalu dipersoalkan oleh Israel.
 Dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, maka Amerika Serikat akan 
memperkuat posisi Israel bahwa pemukiman di kawasan timur kota itu merupakan 
komunitas Israel yang sah.

 

Kirim email ke